Berita

Ketua Presidium KAMI Gatot Nurmantyo saat menemui Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid/Ist

Politik

Temui Pimpinan MPR, Gatot Bahas Kudeta Konstitusi Pemerintahan Jokowi

SELASA, 31 MEI 2022 | 15:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menemui Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Sejumlah hal dibahas terkait kondisi dan situasi bangsa akhir-akhir ini.

Dalam pertemuan ini, Gatot menguraikan bahwa jalannya pemerintahan Joko Widodo telah jauh melenceng dari tujuan negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Dasar 1945 dan konstitusi. Jalannya pemerintahan saat ini, menurut Gatot, telah terjadi berbagai penyimpangan, penyalahgunaan kekuasaan, abuse of power, menjual pengaruh, dan moral hazard.

“Hari ini kita menjadi saksi bagaimana praktik pengelolaan negara dijalankan dengan sesuka dan semau-semaunya sendiri. Para penyelenggara negara telah meninggalkan semangat dan nilai-nilai dalam pengelolaan negara yang jujur dan bertangung jawab, bahkan mereka, terbukti tidak lagi berpegang pada landasan moral, fatsoen dan etika, serta tidak taat asas dan melanggar konstitusi, UUD 1945,” kata Gatot saat menemui pimpinan MPR RI, Selasa (31/5).


Selain itu, kata Gatot, sejumlah pelanggaran dalam bernegara terlihat vulgar dan terang-terangan. Termasuk upaya untuk melanggengkan kekuasaan dalam “operasi politik” yang terstruktur, sistematis, dan masif untuk menunda pemilu serta menambah masa jabatan presiden hingga tiga periode.

“Jika dilakukan dan terjadi, itu merupakan puncak dari praktik bernegara yang sangat buruk, dan mengarah pada bentuk negara fasis, diktator. Dalam hal ini telah terjadi upaya kudeta konstitusi. Sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara hari ini dan masa mendatang," demikian Gatot.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya