Berita

Menteri Iklim dan Lingkungan Polandia Anna Moskwa/Net

Dunia

Utamakan Pasar Dalam Negeri, Polandia Hentikan Pengiriman Bahan Bakar Gratis ke Ukraina

SELASA, 31 MEI 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Polandia memutuskan untuk menghentikan pasokan bahan bakar gratis ke Ukraina. Menteri Iklim dan Lingkungan Polandia Anna Moskwa mengatakan pengiriman akan dilanjutkan secara komersial.

“Pada awal perang dan setelah pengeboman kilang, kami mengirim bahan bakar gratis. Saat ini, ini adalah pasokan komersial dari Orlen (pengilangan minyak Polandia), membutuhkan komitmen logistik yang besar, ” kata Moskwa dalam sebuah wawancara dengan situs web BiznesAlert, Senin, seperti dikutip dari AFP, Selasa (31/5).

Menteri menjelaskan bahwa pasar Polandia tetap menjadi prioritas, dan bahwa perusahaan energi di Ukraina sedang mengatasi situasi tersebut.


“Biasanya pengiriman ini melalui pipa, jadi kami harus membuat saluran pasokan baru. Kami menerapkannya secara berkelanjutan, mempertahankan prioritas pasokan pasar Polandia, " kata Moskwa.

"Pasokan kami adalah respons terhadap krisis, tetapi sektor ini terorganisir dengan baik, jadi ada potensi pasar di sana," lanjutnya.

Sementara itu, infrastruktur yang rusak akibat perang dan gangguan pada industri penyulingan minyak di Ukraina telah mengakibatkan kekurangan bahan bakar, menurut laporan media. Pengemudi dilaporkan terpaksa menunggu berjam-jam di SPBU.

Pekan lalu, pemerintah menangguhkan peraturan negara tentang harga bahan bakar motor di tengah kelangkaan bensin dan solar yang semakin meningkat.

Selama percakapan telepon minggu lalu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Volodymyr Zelensky mengangkat masalah pasokan bahan bakar ke Ukraina di antara topik lainnya, termasuk prospek menerima bahan bakar dari Uni Emirat Arab.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya