Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lokasi Pesawat Jatuh di Nepal Ditemukan, Pencarian Terkendala Cuaca

SENIN, 30 MEI 2022 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pencarian pesawat milik maskapai penerbangan lokal Tara Air Nepal yang hilang pada Minggu (29/5) hampir berhasil setelah aparat melaporkan bahwa lokasi jatuhnya pesawat berhasil dideteksi di desa Kowang, Mustang.  

Meskipun lokasinya sudah ditemukan, Kepala Bandara Internasional Tribhuvan, Premnath Thakur mengatakan status pesawat belum dipastikan karena pencarian dihentikan sementara akibat hujan salju.

"Semua helikopter yang dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan telah dipanggil kembali ke pangkalan," kata Thakur, seperti dikutip dari Hindustan Times, Senin (30/5).


Juru bicara maskapai mengatakan pesawat jenis Twin Otter 9N-AET milik Tara Air Nepal lepas landas pada pukul 10.15 pagi waktu setempat dari Pokhara, dan kehilangan kontak dengan menara kontrol 15 menit kemudian.

Televisi Nepal milik negara melaporkan penduduk desa telah melihat sebuah pesawat terbakar di sumber sungai di kaki Manapathi. Tim pencari telah dikirim ke lokasi kebakaran yang ditemukan oleh penduduk setempat.

Seorang juru bicara Angkatan Darat Nepal, Narayan Silwal, mengatakan pesawat itu jatuh di muara sungai Lamche di bawah tanah longsor Manapathi Himal.  

“Tentara Nepal bergerak menuju lokasi dari jalur darat dan udara,” kata Silwal seperti dikutip ANI.

Laporan sebelumnya mengatakan sebuah helikopter tentara Nepal yang membawa 10 tentara dan dua pegawai otoritas penerbangan sipil telah mendarat di tepi sungai dekat Biara Narshang, kemungkinan lokasi kecelakaan itu.

Petugas polisi mengatakan pesawat itu diduga jatuh di daerah "Titi" Lete di distrik Mustang.  

"Warga Titi telah menelepon dan memberi tahu kami bahwa mereka mendengar suara yang tidak biasa seperti ada ledakan. Kami mengerahkan helikopter ke daerah itu untuk operasi pencarian," kata Ram Kumar Dani, seorang perwira polisi.

Maskapai kemudian mengeluarkan daftar penumpang, empat di antaranya diidentifikasi sebagai orang India, selain dua orang Jerman dan 13 penumpang Nepal serta tiga awak Nepal.

Pesawat itu dijadwalkan mendarat di Bandara Jomsom di wilayah pegunungan barat pada pukul 10:15 waktu setempat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya