Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan megawati saat tegur Ganjar Pranowo terkait banjir rob di Jateng pada Agustus 2021/Repro

Politik

Teguran soal Banjir Rob Jateng jadi Kenyataan, Ganjar Sudah Kecewakan Megawati

MINGGU, 29 MEI 2022 | 19:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Teguran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal banjir rob kini menjadi kenyataan.

Banjir rob yang menghantam kawasan pesisir Jawa Tengah hingga ke Semarang merendam pelabuhan, rumah warga, hingga fasilitas umum.

Direktur Eksekutif Research Oriented Development Analysis (RODA) Institute, Ahmad Rijal Ilyas menilai, Ganjar telah mengabaikan apa yang sudah diwanti-wanti Megawati sejak tahun lalu.


Menurut pria yang karib disapa Rijal, apa yang terjadi di Jateng itu menjadi cerminan bagaimana kinerja Ganjar yang sudah hampir habis dua periode masa kepemipinannya.

"Bayangkan saja, Bu Megawati selaku sosok yang nemberikan rekomendasi pada Ganjar sudah mewanti-wanti soal banjir rob sejak setahun lalu. Tapi tidak ada langkah apa-apa dari Ganjar sehingga bencana yang dikhawatirkan itu benar-benar kejadian," kata Rijal.

Ia pun menilai kegagalan mengatasi banjir rob ini disebabkan karena Ganjar terlalu fokus pencitraan yang bertujuan meningkatkan elektabilitasnya menjelang Pilpres 2024.

Dalam pandangan Rijal, banjir rob di Jateng merupakan sesuatu yang bisa diantisipasi sejak awal, misalnya dengan membuat tanggul laut seperti di Jakarta. Namun demikian, langkah itu tak pernah dilakukan secara serius.

"Ganjar selama ini terlihat lebih fokus mengerjakan hal-hal yang bisa menarik simpati rakyat dan meningkatkan elektabilitas dia di survei, tapi lupa mengatasi ancaman banjir rob. Padahal dia sudah diperingatkan oleh ketua umumnya," kata Rijal.

Rijal menambahkan, saat ini sudah sangat terlambat bagi Ganjar untuk mengatasi keadaan. Air laut sudah terlanjur menggenangi rumah ribuan orang di wilayahnya.
"Ganjar sudah mengecewakan Megawati dan rakyat yang dipimpinnya," ucapnya.

Megawati pernah menegur Ganjar soal potensi banjir rob ini dalam pertemuan secara virtual dengan Ganjar dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada 5 Agustus 2021.

Ketika itu Megawati sedang menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden soal Jakarta bakal tenggelam 10 tahun lagi.

"Dengar Joe Biden ngomong begitu, 10 tahun lagi, batin saya, 'enak banget loh', loh iya dong. Saya langsung ngomong sama Pak Jokowi, itu Presiden Amerika loh, bagus dia bisa ngomong kayak gitu. Karena biasanya orang kita baru dengerin kalau orang asing ngomong," kata Megawati, Kamis (5/8).

Setelah itu, barulah Megawati menegur Ganjar soal potensi banjir rob menerjang pesisir Jateng. Megawati  mewanti-wanti soal Pelabuhan Semarang.

"Tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar. Jadi kalau masih mendengarkan saya, nah iki (Ganjar merespons Megawati). Itu kan dari awal kamu saya jadikan (calon gubernur) kamu kan sudah pernah toh saya ngomongi. Urusan Pelabuhan Semarang dan sebagainya," ucap Megawati.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya