Berita

Meme gambaran dinasti Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Ngeri, Ekses Dinasti Jokowi Jauh Melampaui Soekarno, Soeharto dan Gus Dur

MINGGU, 29 MEI 2022 | 10:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dinasti politik Presiden Joko Widodo tampaknya makin lama makin menjadi.

Setelah sebelumnya anak dan menantu menjadi walikota, kini "dinasti" politik Presiden Jokowi makin menguat usai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman resmi mempersunting, Idayati, adik kandung Presiden Joko Widodo.

Melihat kecenderungan ini, begawan ekonomi Rizal Ramli pun mengibaratkan dinasti politik Jokowi sudah melampaui presiden terdahulu, termasuk di era Soeharto yang menjadi Presiden RI selama 32 tahun.


"Ekses dinasti Jokowi jauh melampaui Soekarno, Soeharto, Habibie & Gus Dur," kata Rizal Ramli dikutip dari akun Twitternya, Minggu (29/5).

Sebelumnya, kata RR, sapaan Rizal Ramli, Presiden Jokowi berhasil mengangkat putranya, Gibran Rakabuming Raka sebagai Walikota Solo. Lalu ada menantunya, Bobby Afif Nasution yang terpilih sebagai Walikota Medan.

"Kini menikahi saudara perempuannya sebagai istri kepada Ketua MK. Konflik kepentingan!" tegas Rizal Ramli yang ditulis menggunakan bahasa Inggris.

Rizal Ramli merupakan tokoh nasional yang konsisten bersuara lantang terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia. Ia kerap mengkritik praktik jahat tersebut sejak masih menjadi aktivis mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Bahkan karena selalu vokal terhadap KKN dan sikap otoriter penguasa, suara lantangnya tersebut diganjar dengan hukuman penjara selama 1,5 tahun di Lapas Sukamiskin bersama kawan-kawan aktivis 77/78.

"Track record RR itu konsisten anti-KKN dan antiotoriter. Siapa pun yang berkuasa, di dalam maupun di luar pemerintah," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya