Berita

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

Politik

Dugaan KKN "Anak Pak Lurah" Urgent Dibongkar agar Terang-benderang

MINGGU, 29 MEI 2022 | 08:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dilaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun perlu segera diungkap KPK ke publik. Apalagi, laporan tersebut menyangkut putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto berharap, kasus yang dilaporkan ke KPK pada 10 Januari 2022 silam tidak menguap.

"Mestinya KPK bisa melakukan ekspose perkembangan laporan tersebut secara terbuka kepada masyarakat," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/5).

KPK, kata Satyo, harus segera mengusut dugaan KKN "Anak Pak Lurah" tersebut. Sebab jika merujuk pada perkembangan situasi hari ini terkait praktik mafia minyak goreng, ada upaya dari oligarki di sektor CPO dan minyak goreng yang aliran anggaran "koordinasinya" mengalir jauh hingga ke sentrum kekuasaan.

"Maka bisa diduga laporan saudara Ubedilah bisa jadi benar dan sangat urgent untuk KPK bisa membongkar lebih terang-benderang," pungkas Satyo.

Populer

Jokowi Dinilai Telah Lakukan Kesalahan Fatal yang Memalukan Bangsa

Minggu, 03 Juli 2022 | 11:21

Connie Bakrie: Jokowi Kunjungi Rusia dan Ukraina karena Paham Perang Kedua Negara Sudah Tidak Jelas

Kamis, 30 Juni 2022 | 15:00

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

Ketua Amarta: Jika Isi BBM Harus Pakai Aplikasi, Berarti Pertamina Telah Lakukan Pembohongan Publik

Minggu, 03 Juli 2022 | 13:54

Kenangan Terakhir Istri Tjahjo Kumolo: Bapak Ingin Meninggal saat Jalankan Tugas

Jumat, 01 Juli 2022 | 21:04

KAMI Sampaikan Aspirasi Makzulkan Jokowi, Begini Jawaban LaNyalla

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:09

Mega Ogah Punya Mantu Tukang Bakso, Pengamat: Apa Bedanya dengan Narasi Jin Buang Anak?

Senin, 27 Juni 2022 | 10:36

UPDATE

Gugat ke MK untuk PT 7-9 Persen, Refly Harun: PKS Hanya Pikir Diri Sendiri!

Kamis, 07 Juli 2022 | 19:53

Hari Ini, Kasus Aktif Covid-19 Sentuh Angka 19 Ribu

Kamis, 07 Juli 2022 | 19:29

Minta Pungutan Ekspor CPO Dicabut, Arief Poyuono: Bikin Petani Sawit Bangkrut

Kamis, 07 Juli 2022 | 19:17

Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi

Kamis, 07 Juli 2022 | 19:14

Mengundurkan Diri, Boris Johnson Mengaku Menyesal

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:57

ACT Kunjungi SI

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:56

Tidak Negosiasi Lagi, Polda Jatim Terjunkan 7 Truk Tangkap Anak Kiai Jombang Kasus Cabul

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:45

Ferry Juliantono Usul Pendirian ACT Perjuangan

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:42

Hari Bhayangkara, Polri Anjangsana ke Mantan Kapolri hingga Anggota yang Sakit dan Gugur saat Tugas

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:37

Sindir Bos Pertamina, Said Didu: Saat Minyak Dunia di Bawah 30 Dolar AS, Harga Pertalite Berapa?

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:37

Selengkapnya