Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrei Rudenko/Net

Dunia

Rusia Siap Buka Jalur Kapal untuk Angkut Gandum dan Biji-bijian Ukraina dengan Imbalan Pencabutan Sanksi

RABU, 25 MEI 2022 | 18:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meredakan kekhawatiran akan macetnya pengiriman pasokan pangan, Rusia menegaskan bahwa aparatnya akan membuka jalur bagi kapal yang membawa gandum dan biji-bijian Ukraina keluar dari pelabuhan.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrei Rudenko mengatakan pada Rabu (24/5) bahwa jalur itu bisa disiapkan dengan imbalan pencabutan beberapa sanksi.

Pernyataan Rudenko muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ekspor pertanian Ukraina.


Ukraina adalah pengekspor biji-bijian terbesar keempat di dunia, mengirimkan bahan pokok seperti gandum dan jagung ke Afrika dan Timur Tengah. Ukraina juga memasok setengah biji-bijian yang dibeli oleh Program Pangan Dunia PBB untuk bantuan darurat.

Begitu juga dengan Rusia yang menyumbang hampir sepertiga dari pasokan gandum global.

"Kami telah berulang kali menyatakan pada titik ini bahwa solusi untuk masalah pangan memerlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk pencabutan sanksi yang telah dikenakan pada ekspor Rusia dan transaksi keuangan," kata Rudenko seperti dikutip dari AP.

Pelabuhan Laut Hitam Ukraina telah diblokir sejak Rusia mengirim ribuan tentara ke Ukraina.

Berhentinya akses ekspor biji-bijian yang signifikan dari pelabuhan Ukraina berkontribusi pada krisis pangan global. Lebih dari 20 juta ton biji-bijian terjebak dalam gudang di pelabuhan utama negara itu.

Negara-negara Barat telah mendiskusikan gagasan untuk mendirikan "koridor aman" untuk ekspor biji-bijian dari pelabuhan Ukraina, menambahkan bahwa koridor semacam itu memerlukan persetujuan Rusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya