Berita

Penembakan di sekolah dasar di Uvalde/Net

Dunia

Penembakan Sekolah di Texas: 19 Anak dan Dua Orang Dewasa Tewas, Belasan Luka-luka

RABU, 25 MEI 2022 | 15:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 20 orang, termasuk 18 anak-anak, tewas dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Selasa (24/5) waktu setempat.

Senator Texas Roland Gutierrez mengatakan hal itu kepada CNN berdasarkan informasi dari otoritas Texas, yang mengambil bagian dalam menyelidiki tragedi itu.

Gutierrez juga mengatakan bahwa sebelum serangan itu, pelaku diduga menembak neneknya, tapi dia selamat. Saat ini, wanita itu dirawat di rumah sakit tetapi tidak dijelaskan bagaimana kondisinya.


Pihak berwenang mengatakan penembak memasuki Robb Elementary di Uvalde, Texas, sekitar pukul 11:32 waktu setempat, setelah menembak neneknya dan menabrakkan kendaraannya di dekat sekolah.

Seorang pejabat dari Departemen Keamanan Publik Texas mengatakan bahwa saat memasuki sekolah, penembak menembaki anak-anak, guru, siapa pun yang menghalangi jalannya.

"Dia menembak semua orang," kata pejabat itu.  

Laporan menyebutkan bahwa tersangka memiliki pistol, senjata serbu AR-15 dan magasin berkapasitas tinggi.

Ini adalah penembakan sekolah paling mematikan sejak penembakan di Sekolah Dasar Sandy Hook pada 14 Desember 2012, ketika Adam Lanza yang berusia 20 tahun menembak dan membunuh 20 anak-anak dan enam orang dewasa.

Konsul Jenderal Rusia di Houston, Alexander Zakharov, mengatakan kepada TASS bahwa polisi Uvalde tidak memiliki informasi tentang penutur bahasa Rusia yang tewas atau terluka dalam serangan itu.

Sebelumnya, Gubernur Texas Greg Abbott mengidentifikasi penembak sebagai Salvador Romas yang berusia 18 tahun, seorang penduduk setempat. Pelaku beraksi seorang diri dan dibunuh polisi di lokasi. Menurut informasi gubernur, penyerang bersenjatakan pistol, namun diduga juga membawa senapan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya