Berita

Warga Ukraina mengungsi mencari perlindungan/Net

Dunia

Ombudsman: Rusia Mendeportasi 1,4 Juta Warga Ukraina ke Wilayahnya

SELASA, 24 MEI 2022 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 1,4 juta warga Ukraina telah dideportasi secara paksa oleh Moskow ke wilayah Rusia. Ombudsman Ukraina Liudmyla Denisova, pada Senin (23/5) mengatakan, dari jumlah itu ada sekitar 240.000 anak-anak.

"Sekitar 1,4 juta, termasuk lebih dari 240.000 anak-anak, dideportasi paksa ke wilayahnya oleh Federasi Rusia," kata Denisova, seperti dikutip dari AP.

Apa yang disampaikan Denisova dalam forum diskusi "Perlindungan Hak Asasi Manusia Selama Perang" di KTT Davos itu tidak disertakan bukti akurat. Denisova sedang menguraikan penderitaan para pengungsi yang melintasi perbatasan Ukraina untuk mencari tempat berlindung.


Kemungkinan bahwa Rusia masih akan melakukan deportasi paksa juga disampaikan Denisova dan kemungkinan akan membawa lebih dari 2 juta warga Ukraina.

Deportasi paksa penduduk sipil pada masa perang ke wilayah kekuasaan pendudukan bertentangan dengan Konvensi Jenewa.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa sejak invasi Rusia, sekitar 14 juta warga telah meninggalkan Ukraina. Enam juta di antaranya pergi ke negara-negara tetangga, sementara delapan juta lainnya mengungsi di wilayah yang masih di dalam negara itu sendiri.

Polandia menjadi negara yang paling dituju dengan total pengungsi 3.463.320.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya