Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengklaim capaian politiknya berka kerja keras/Net

Politik

Bukan karena Cucu Bung Karno, Puan Maharani Klaim Capaian Politiknya Hasil Kerja Keras

KAMIS, 19 MEI 2022 | 05:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bukan hanya karena cucu sang proklamator Soekarno, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa capaian politik yang ia dapatkan merupakan hasil kerja kerasnya.

Dalam video yang diunggah di Medsos pribadinya, Puan tidak menampik bahwa dirinya adalah cucu dari Soekarno dan putra Ketua MPR RI Taufik Kiemas. Meski demikian, politisi PDIP itu mengatakan bahwa latar belakang keluarganya tidak kemudian membuat apa yang ia raih tanpa kerja keras.

Mantan Menteri Koordinator PMK itu menyadari bahwa banyak orang berpikir capaiannya hinga menjabat Ketua DPR RI karena privilige politik keluarganya.


"Karena menjadi cucu dan anak seorang tokoh dianggap bisa memuluskan jalan. Tapi kenyataannya tidak ada pencapaian tanpa kerja keras," demikian pernyataan Puan yang diunggah di Instagram pribadinya seperti dikutio Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (19/5).

Dalam video petikan itu, Puan kemudian menceritakan hasil kerja politiknya saat mencalonkan diri sebagai Caleg.

Kata Puan, tiga kali dirinya maju pemilu, Puan selalu mendapatkan suara terbanyak secara nasional.

Atas dasar itu, Puan mengatakan bahwa hasil itu tidak bisa ia dapatkan hanya sekadar karena status cucu proklamator atau pun anak presiden.

"Untuk mendapatkan amanah dari masyarakat harus melalui proses perjuangan panjang," kata Puan.

Dengan kerja keras itu, suara Puan pun selalu naik tiap kali mengikuti pemilu legislatif.

Di Daerah Pemilihan Jawa Tengah 5, meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali, Tahun Pemilu 2009, Puan memenangkan 242.504 suara, terbanyak kedua secara nasional.

Sedangkan  Pemilu 2014, Puan meraih 369.927 suara, juga terbanyak kedua se-Indonesia.

Terakhir, pada Pemilu 2019 puan meraih peringkat satu suara terbanyak nasional dengan 404.034 suara.

"Saya meyakini tidak ada apapun yang bisa kita capai secara instan," tegas Puan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya