Berita

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia/RMOLJakarta

Nusantara

5 Warga Jakarta Meninggal Dunia Diduga Terpapar Hepatitis Akut

KAMIS, 19 MEI 2022 | 03:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Merebaknya hepatitis akut di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai perlu diwaspadai. Data terbaru, muncul temuan lima warga Jakarta yang meninggal dunia akibat terpapar virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan bahwa sejauh warga meninggal ada lima orang.

Dwi menjelaskan, satu dari lima kasus meninggal berstatus probable hepatitis akut misterius. Sedangkan empat lainnya meninggal saat proses pemeriksaan.


Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun menyatakan Dinas Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memastikan penyebab penyakit tersebut yang diduga salah hepatitis akut.

“Kalau bisa diketahui baru keluar dari kelompok penyakit hepatitis misterius,” demikian kata Dwi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, rabu (18/5).

Adapun penyebaran kasus dugaan hepatitis akut misterius diantaranya, Jakarta Pusat ada 3 orang, Jakarta Utara ada 4 orang, Jakarta Barat ada 7 orang, Jakarta Selatan ada 2 orang, Jakarta Timur ada 4 orang, dan Luar DKI Jakarta ada 4 orang.

Kemunculan hepatitis akut diduga diakibatkan adenovirus dan tidak termasuk ke dalam kelompok hepatitis A, B, C, D, maupun E.

Sudah lebih dari 200 kasus tercatat di 20 negara dan WHO telah menetapkannya sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa) global.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya