Berita

Ratusan karyawan PT Titan saat melakukan aksi di depan Kantor Bank Mandiri di Muara Enim pada April lalu/RMOLSumsel

Nusantara

Dianggap Rugikan Karyawan, Tokoh Pemuda Minta PT Titan Angkat Kaki dari Sumsel

RABU, 18 MEI 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis dan tokoh pemuda asal Muara Enim Hari Azuar meminta agar PT Titan Group segera hengkang dengan meninggalkan semua bisnisnya di Sumatera Selatan.

Bukan tanpa sebab, kata Hari, akibat dugaan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana penggelapan, Bareskrim Polri merekomendasikan agar rekening perusahaan tersebut diblokir alias dibekukan yang berimbas ribuan karyawannya tidak menerima gaji pada Mei 2022 ini.

Hari yakin, PT Titan yang bergerak di bidang pertambangan dan transportasi angkutan batu bara itu menghadapi sakaratul maut alias akan bangkrut.


“PT Titan harus angkat kaki di Bumi Sriwijaya khususnya dan Bumi Pertiwi umumnya, karena kalu masih adanya PT Titan ini akan menimbulkan permasalahan permasalahan baru di negeri ini, saya meminta agar pihak yang berwenang segera eskusi PT Titan Grup,” kata Hari dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5).

Disisi lain, menurut Hari, pemblokiran rekening milik PT Titan Group oleh Bareskrim Polri memiliki dasar yang kuat serta disimpulkan melalui penyelidikan yang mendalam dan profesional.

“Menurut saya pihak penyidik Mabes Polri bukan tidak beralasan melakukan hal tersebut. Karena sebanyak 6000 Karyawan yang tergabung di PT Titan Group, baik karyawan, subkontraktor, sopir, dan pihak ketiga dan orang-orang yang punya hubungan dengan PT Titan Group merasa dirugikan, dan itu belum ditambah dengan vendor yang jumlahnya ratusan,” demikian Hari.

Sementara itu terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Fardinan Marcos mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar dan melihat langsung kondisi warga sekitar yang terdampak akibat pembekuan rekening PT Titan Group oleh Bareskrim Polri ini.

Fardinan khawatir, kriminalitas akan meningkat tinggi lantaran banyak warga sekitar menggantungkan hidupnya dari PT Titan ini, sementara mereka dipastikan tidak menerima gaji lantaran rekening perusahaan diblokir.

“Jika kondisi ini terus berlanjut tentunya akan merugikan ribuan karyawan yang mengantungkan hidup dari PT Titan, karena gaji mereka tidak dibayarkan,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap agar adanya investor baru yang mampu menjamin kesejahteraan masyarakat dalam hal ini ribuan karyawan yang hak-haknya tidak bisa dipenuhi manajemen PT Titan saat ini. Sebab, menurut dia, jika persoalan ini tidak segera diselesaikan maka konflik yang lebih besar dikhawatirkan bakalan muncul tanpa bisa diprediksi.

“Jika memang saat ini PT Titan sedang menghadapi masalah yang berujung pailit atau bangkrut maka langkah terbaik adalah PT Titan diambil alih atau diserahkan kepada investor yang bisa lebih menjamin kesejahteraan para karyawan,” demikian Ferdinan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya