Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli, Sang Rajawali yang Mampu Bawa Bangsa Keluar dari Krisis dan Ketergantungan Asing

SELASA, 17 MEI 2022 | 07:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Deretan panjang prestasi yang dimiliki oleh ekonom senior, Rizal Ramli sudah dipastikan membuat masyarakat yakin bisa membawa bangsa dan negara keluar dari krisis ekonomi dan ketergantungan utang.

Begitu tegas Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/5).

Dia menilai Rizal Ramli adalah Sang Rajawali yang mampu membawa bangsa dan negara keluar dari krisis ekonomi dan ketergantungan keuangan negara yang salah satunya bersumber dari utang luar negeri.


"Visi dan kepakaran Rizal Ramli terutama di sektor perekonomian dan keuangan sudah terbukti dan teruji dengan pengalaman yang panjang di pemerintahan di dalam negeri, maupun di luar negeri," ujarnya.

Satyo meyakini, Rizal Ramli akan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat yang sudah lelah mengharapkan kemunculan pemimpin bangsa yang dapat merealisasikan harapan-harapan rakyat.

"Dan tentunya akan sanggup membangun Indonesia menjadi kekuatan di dunia yang disegani dalam interaksi dunia internasional," kata Satyo.

Selain itu, Rizal Ramli juga memiliki pengalaman banyak dan sukses saat menjabat Kepala Bulog, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Persatuan Nasional masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, termasuk sebagai Menko Maritim di periode pertama Joko Widodo.

"Hebatnya semua perbaikan di era Gus Dur tersebut dikerjakan beliau hanya dalam hitungan bulan saja. Di level internasional, RR (Rizal Ramli) juga pernah dipercaya sebagai anggota tim ahli ekonom di PBB bersama beberapa tokoh pakar di bidang ekonomi dari berbagai negara," pungkas Satyo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya