Berita

Anggota CSTO disambut di Istana Kremlin, Senin 16 Mei 2022/Net

Dunia

Para Pemimpin Negara-negara CSTO Mengadopsi Pernyataan Bersama

SELASA, 17 MEI 2022 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala negara dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) menandatangani sejumlah dokumen multilateral setelah pertemuan puncak yang berlangsung di Moskow, Senin (16/5).

Di antaranya, sebuah pernyataan sehubungan dengan peringatan 30 tahun perjanjian dan peringatan 20 tahun CSTO.

Dokumen tersebut mencatat bahwa operasi penjaga perdamaian CSTO di Kazakhstan, yang dilakukan pada Januari 2022, mengkonfirmasi kesiapan pasukan kolektif untuk secara efektif menyelesaikan tugas-tugas untuk memastikan keamanan negara-negara anggota.


Operasi tersebut juga menunjukkan kepada masyarakat internasional tentang kemampuan CSTO dalam menyelesaikan misi, dengan demikian menunjukkan status tinggi CSTO dalam sistem organisasi internasional dan regional.

“Kami puas dengan interaksi kami yang berkembang di arena internasional. Kami siap untuk memperdalam kerja sama dengan PBB, organisasi dan negara internasional dan regional yang tertarik lainnya,” kata pernyataan itu, seperti dikutip dari TASS.

CSTO adalah organisasi keamanan internasional yang terdiri dari enam negara anggota: Rusia, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgistan, dan Tajikistan.

Perjanjian Keamanan Kolektif ditandatangani pada 15 Mei 1992 di Tashkent. Dewan Keamanan Kolektif adalah badan tertinggi CSTO. Ini termasuk kepala negara bagian yang menjadi anggota organisasi.

Para pemimpin dalam pernyataan yang ditandatangani juga menguraikan pandangan mereka tentang keprihatinan menggunakan kekuatan untuk campur tangan urusan dalam negeri negara lain yang sedang dalam situasi krisis, melewati norma dan prinsip hukum internasional, menggunakan ancaman penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan konflik yang melanggar Piagam PBB.

"Kami prihatin dengan 'campur tangan dalam urusan internal', penggunaan sanksi sepihak dan pembatasan yang melanggar hak prerogatif Dewan Keamanan PBB, manifestasi standar ganda, kebencian dan intoleransi,”  kata para pemimpin CSTO.

Negara-negara CSTO juga menegaskan bahwa mereka akan secara konsisten memastikan keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah negara-negara anggotanya, bekerja untuk memperkuat keamanan global dan regional, penyelesaian masalah internasional yang adil berdasarkan norma-norma dan prinsip-prinsip hukum internasional yang diakui secara universal.

Pertemuan pada Senin itu dihadiri oleh Putin, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov dan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya