Berita

Presiden AS Joe Biden menjadi tuan rumah KTT AS-ASEAN di Gedung Putih, Kamis 12 Mei 2022/Net

Dunia

KTT AS-ASEAN, Era Baru Hubungan Amerika dengan 10 Negara Asia Tenggara

SABTU, 14 MEI 2022 | 14:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan AS berjanji untuk lebih meningkatkan hubungan mereka.

Dalam pernyataan bersama yang mengakhiri pertemuan puncak dua hari di Washington (12-13 Mei 2022) , kedua belah pihak menegaskan akan meningkatkan hubungan mereka dari kemitraan strategis menjadi "kemitraan strategis komprehensif" yang akan berjalan mulai November mendatang.

Pertemuan tersebut menandai pertama kalinya para pemimpin ASEAN berkumpul sebagai sebuah kelompok di Washington dan pertemuan pertama mereka yang diselenggarakan oleh seorang presiden AS sejak 2016.


Ini juga berarti menandai peluncuran 'era baru' dalam hubungan antara Amerika Serikat dan blok 10 negara.

Kedua belah pihak menekankan pentingnya mematuhi prinsip-prinsip utama, nilai-nilai bersama, dan norma-norma yang diabadikan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Piagam ASEAN, Deklarasi Zona Damai, dan Kebebasan dan Netralitas (ZOPFAN).

Serta mematuhi Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC), Perserikatan Bangsa-Bangsa 1982, Konvensi Hukum Laut (UNCLOS), Perjanjian tentang Asia Tenggara Zona Bebas Senjata Nuklir (SEANWFZ) dan ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP).

"Sangat diperlukan bagi ASEAN dan Amerika Serikat, serta kawasan yang lebih luas dan masyarakat internasional, untuk terus memajukan dan memelihara perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan," isi pernyataan bersama.

Hal itu untuk memastikan bahwa hubungan akan beradaptasi untuk menghadapi tantangan baru, dan untuk bekerja sama secara tepat di dunia internasional dan forum regional di mana negara Anggota ASEAN dan Amerika Serikat berada.

Beberapa hal diuraikan dalam pernyataan bersama tersebut, di mana kedua belah pihak sepakat untuk;

Memerangi pandemi Covid-19, membangun keamanan kesehatan yang lebih baik, dan untuk pulih bersama-sama;  memperkuat ikatan dan konektivitas ekonomi; mempromosikan kerjasama maritim; meningkatkan konektivitas orang-ke-orang; mendukung pembangunan sub-regional; dan memanfaatkan teknologi dan mempromosikan inovasi.

Mengatasi perubahan iklim juga tertuang dalam pernyataan bersama, serta menjaga perdamaian, dan membangun kepercayaan.

Dalam poni memperkuat ikatan dan konektivitas ekonomi, kedua belah pihak sepakat untuk memperdalam kerja sama dalam konektivitas transportasi, termasuk udara, program fasilitasi darat, laut, dan transportasi untuk memajukan keberlanjutan pengembangan infrastruktur dan mendukung teknologi yang muncul, termasuk kendaraan elektrik.

"Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan keamanan siber, mempromosikan digital literasi dan inklusi, serta memperkuat kerangka kerja dan kebijakan yang mendorong efisiensi, inovasi, komunikasi, penggunaan internet yang aman dan merata," isi pernyataan tersebut.

Dalam hal mempromosikan kerjasama maritim, kedua belah pihak sepakat untuk mencatat Resolusi Majelis Umum PBB A/RES/75/239, menekankan dalam pembukaan, karakter universal dan kesatuan dari perjanjian UNCLOS 1982.

"Kami berkomitmen untuk memajukan kerja sama kami di domain maritim melalui mekanisme yang dipimpin ASEAN," lanjutnya.

Para pemimpin dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara berkumpul di Washington pada Kamis (12/5) untuk pertemuan puncak yang telah lama ditunggu-tunggu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya