Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Elon Musk Bakal Izinkan Donald Trump Kembali ke Twitter

RABU, 11 MEI 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keinginan mantan Presiden AS Donald Trump untuk kembali mengungkapkan buah pikirannya di Twitter nampaknya akan segera terwujud.

Miliarder dan pemilik baru Twitter, Elon Musk, telah mengatakan bahwa setelah akuisisi selesai, dia akan membalikkan larangan raksasa media sosial itu terhadap Trump, yang diasingkan dari platform setelah kerusuhan 6 Januari di Capitol.

Musk membuat komentar itu secara virtual pada Selasa (10/5) di acara Future of the Car Financial Times.


“Jelas, saya pikir itu adalah keputusan yang buruk secara moral. Dan sangat bodoh," kata Musk, menyebut keputusan melarang Trump sebagai kesalahan.

Komentar itu muncul hanya beberapa hari setelah seorang hakim San Francisco membatalkan gugatan Trump terhadap Twitter, yang dia tuduh melanggar hak Amandemen Pertama dengan bekerja sebagai aktor negara atas nama Partai Demokrat.

Trump dilarang hampir bersamaan dari Twitter, Facebook, YouTube, dan platform media sosial 'arus utama' lainnya saat masih menjabat, diduga karena khawatir bahwa tweetnya tentang dugaan kecurangan pemilih dalam pemilihan 2020 akan menimbulkan "risiko hasutan kekerasan lebih lanjut”.

Musk mencapai kesepakatan untuk membeli Twitter bulan lalu seharga 44 miliar dolar AS, sebuah langkah yang diyakini beberapa pengguna di platform tersebut akan menandai kembalinya hari-hari diskusi yang lebih terbuka, mengingat status taipan Tesla yang mengaku sebagai pendukung kebebasan berbicara.

Namun, Musk telah meyakinkan pemerintah yang khawatir, bahwa dia tidak berniat melanggar undang-undang apa pun yang mungkin disahkan untuk membatasi pidato di jejaring sosial.

Sementara itu Trump sebelumnya bersikeras bahwa dia tidak akan kembali ke Twitter bahkan jika akunnya, yang memiliki sekitar 89 juta pengikut, dipulihkan, mengklaim bahwa dia akan tetap menggunakan platform Truth Social miliknya sendiri.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya