Berita

Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi kebakaran hutan di wilayah Kurgan, Rusia, Mei 2022/Net

Dunia

Putin Desak Aparat Mengambil Tindakan Lebih Keras untuk Cegah Kebakaran Hutan

RABU, 11 MEI 2022 | 06:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangkaian kebakaran di Siberia dan Ural yang telah menewaskan 16 orang dalam beberapa pekan terakhir, menjadi fokus perhatian pemerintah Rusia. Meningkatkan kekhawatiran bahwa musim ini mungkin lebih buruk daripada tahun lalu.

Rusia mencatat, sebanyak 4.000 kebakaran hutan telah terjadi dalam satu tahun terakhir. Beberapa di antaranya mengakibatkan korban tewas dan luka-luka. Menghindari terulang kembali tragedi itu, Kremlin mendesak agar dilakukan upaya peningkatkan koordinasi antara berbagai lembaga resmi.

Presiden Vladimir Putin dalam panggilan video dengan pejabat federal dan regional, mengingatkan semua yang hadir untuk belajar pada peristiwa kebakaran hutan tahun lalu.


"Itu adalah yang terbesar dalam beberapa tahun," katanya, seperti dikutip dari AFP. Ia  meminta gubernur setempat untuk melaporkan langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan keselamatan kebakaran di seluruh negeri.

"Kami tidak bisa membiarkan terulangnya situasi tersebut," kata Putin. “Kita perlu memerangi kebakaran dengan cara yang lebih efisien, sistematis, dan konsisten.”

Putin kemudian menegaskan kembali pentingnya hutan untuk menangani pemanasan global. Jika kebakaran hutan terjadi, maka akan menjadi masalah besar bagi Rusia dan seluruh dunia.

Komentar Putin muncul setelah Penjabat Menteri Darurat Alexander Chupriyan memberikan rincian kebakaran hutan saat bertemu dengan presiden Rusia pada Selasa.

Enam belas orang, termasuk satu anak, tewas akibat kebakaran hutan pekan ini di wilayah Kurgan, Krasnoyarsk, Kemerovo, Irkutsk, Omsk, dan Novosibirsk, lapor Chupriyan.

"Tiga puluh empat orang terluka akibat kebakaran, enam belas di antaranya tewas, termasuk satu anak, dan 16 dirawat di rumah sakit, termasuk enam petugas pemadam kebakaran," kata Chupriyan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya