Berita

Proses pemakaman Nyai Lily Wahid di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur/RMOLJatim

Nusantara

Jenazah Nyai Lily Wahid Dimakamkan di Tebuireng, Diantarkan Khofifah dan Ribuan Pentakziah

SELASA, 10 MEI 2022 | 18:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jenazah Nyai Hj Lily Khodijah Wahid adik kandung Gus Dur ini telah tiba di Ponpes Tebuireng Jombang, sekitar pukul 15.40 WIB, Selasa (10/05).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJatim, setibanya di halaman Pesantren Tebuireng, mobil pengangkut jenazah dari rumah duka yang berada West Covina blok 6/31 Kota Wisata Cibubur, Bogor, langsung berhenti di depan dhalem kasepuhan Ponpes Tebuireng.

Jenazah adik kandung Presiden RI keempat Gus Dur, itu dibawa menggunakan mobil ambulans dengan nomor polisi (Nopol) B 7460 SDB yang diikuti mobil keluarga.


Jenazah langsung disambut para pentakziah, santri dan keluarga pesantren Tebuireng dengan lantunan kalimat syahadat "Lailahaillallahmuhammadurrasulullah", kemudian peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulan dan di gotong (angkat) ke dhalem kasepuhan.

Di dhalem kasepuhan terdapat sejumlah pentakziah atau tamu penting pejabat pemerintahan setempat, seperti Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansah, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, dan juga Ibu Nyai Hj Macfudloh dari Tambakberas.

Setelah dari dhalem kasepuhan, peti jenazah Ibu Nyai Hj Lily Wahid digantikan keranda kerukunan kematian warga setempat.

Lalu jenazah kembali digotong ke Masjid untuk disholati. Selanjutnya, para pentakziah melakukan sholat jenazah di Masjid yang bersebelahan dengan dhalem kasepuhan.

Sholat jenazah dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin. Setelah disholati, jenazah langsung dibawa ke makam pesantren Tebuireng. Pembacaan talqin dipimpin oleh KH Taufiqurrahman Pengasuh Ponpes Sunan Ampel Jombang.

Tampak hadir dalam takziah, M Nuh Ketua Dewan Pers, KH Muwafiq dari Jogjakarta, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dan Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif, KH Abdussalam, serta pejabat pemerintahan dan relasi Ibu Nyai Hj Lily Wahid.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya