Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Kritik Bantuan AS ke Ukraina, Senator: Terlalu Besar-besaran, Sekarang Washington Kehabisan Stok

SENIN, 09 MEI 2022 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk mempersenjatai pasukan Ukraina secara besar-besara dikritik Mike Gallagher, anggota Senat Partai Republik asal Winconsin.

Dalam pernyatannya, Gallagher mengklaim bahwa 'serbuan AS' untuk mempersenjatai Ukraina telah menghabiskan persediaan senjata selama bertahun-tahun, menghambat kemampuan Washington untuk secara bersamaan mempersenjatai Taiwan melawan potensi konflik dengan China.

“Kami kehabisan stok kami,” kata Gallagher, yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata DPR kepada Fox News, seperti dikutip dari AFP, Senin (9/5).


“Kami terus mencoba membantu Ukraina agar menang, di saat bersamaan kami mencoba untuk membantu Taiwan dari agresi dari Partai Komunis China," katanya.

“Mereka akan membutuhkan akses ke beberapa sistem senjata yang sama, dan kami tidak memiliki persediaan saat ini untuk mengisi kembali apa yang telah kami habiskan di Ukraina,” lanjut Gallagher.

AS sejauh ini telah memberi bantuan militer hampir 4 miliar dolar AS ke Kiev, dan Presiden Joe Biden saat ini mendesak Kongres untuk meloloskan paket bantuan Ukraina senilai 33 miliar dolar AS, 20 miliar AS di antaranya akan mendanai senjata dan dukungan militer lainnya untuk Kiev.

Selain itu, Biden diharapkan menandatangani Lend-Lease Act of 2022 pada hari Senin, menghidupkan kembali undang-undang era Perang Dunia II untuk memungkinkan AS mengekspor senjata dalam jumlah tak terbatas ke Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya