Berita

Prabowo Subianto bersama Subagyo HS/Ist

Politik

Jenguk Mantan Komandannya di Kopassus, Prabowo Diperintah Harus jadi Presiden

MINGGU, 08 MEI 2022 | 14:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman sahabat lamanya semasa di militer, Jenderal (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo di Yogyakarta, Sabtu sore (7/5) sore.

Subagyo HS merupakan mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang digantikan oleh Prabowo.

Dua purnawirawan Jenderal TNI ini terlihat begitu senang dapat berjumpa kembali di hari libur lebaran. Selain silaturahmi lebaran, Prabowo sengaja bertandang ke kediaman Subagyo HS untuk menjenguk karena seniornya di Korps Baret Merah itu sedang dalam keadaan tidak sehat.


"Pak Subagyo HS saat ini sedang sakit. Alhamdulillah kedatangan saya sebagai mantan anak buahnya beliau sangat senang dan beliau bisa tersenyum dan menyatakan bahagia serta semangatnya untuk kembali sehat dan fit," kata Prabowo di lokasi.

Subagyo HS merupakan mantan komandan Prabowo di pasukan baret merah.

Subagyo HS  memimpin korps baret merah selama 1994-1995. Pada 1995 Prabowo diangkat menjadi Danjen Kopassus mengantikan Subagyo.

Subagyo HS juga pernah menjabat sebagai KSAD selama tiga kepemimpinan presiden yakni Soeharto, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri.

Subagyo HS juga pernah diangkat Presiden Jokowi menjadi anggota Wantimpres. Kiprahnya di dunia politik sangat cemerlang.

Pada kesempatan ini, Subagyo HS mengaku senang bisa berjumpa dengan mantan anak buahnya, Prabowo Subianto yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan.

Dia mengatakan, kans Prabowo untuk menjadi presiden pada 2024 sangat kuat.

"Mas Bowo harus jadi presiden, kali ini harus jadi dan harus menang," ujar Subagyo HS.

Dalam pertemuan ini terlihat sejumlah purnawirawan jenderal TNI turut hadir mendampingi Prabowo, salah satunya mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Serta sejumlah elite Partai Gerindra seperti Sugiono dan Prasetyo Hadi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya