Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ahli: Moldova Tidak Butuh Skenario Konflik Panas

SABTU, 07 MEI 2022 | 06:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Moldova dengan Rusia dan Transnistria  memang kurang harmonis. Namun begitu, Chisinau tidak ingin ada skenario 'konflik panas' yang hanya akan menciptakan ketegangan baru. Termasuk peristiwa ledakan baru-baru ini di Transnistria yang diklaim Barat sengaja dilakukan Rusia untuk meluaskan invasinya.

Pakar Klub Valdai, Dmitry Ofitserov-Belsky, memandang bahwa Moldova tidak terpancing dengan isu-isu yang dapat membuat situasi bertambah tegang.

"Skenario 'konflik panas' di Transnistria benar-benar tidak menguntungkan bagi Chisinau, dan pihak berwenang Moldova ingin menghindarinya," ujar Ofitserov-Belsky, yang juga kepala peneliti di Institut Ekonomi dan Hubungan Internasional Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.


Barat terus-menerus mendorong Presiden Moldova Maia Sandu untuk meningkatkan keamanan di kawasan itu dan menuduh Rusia memiliki rencana untuk menguasai negara itu. Barat berupaya mengadu domba Moldova dan Rusia dengan mengatakan bahwa ledakan itu adalah cara Rusia untuk memperluas serangannya di Ukraina hingga ke Moldova dan Transnistria

"Skenario Konflik Panas adalah sesuatu yang sangat ingin dihindari oleh kepemimpinan Moldova saat ini. Mereka khawatir, situasi itu berkembang menjadi permusuhan baru. Sengaja mengada-ada dengan menciptakan bencana bukanlah salah satu tujuan kepemimpinan Moldova," kata pakar itu.

Ia menambahkan, Moldova sudah memiliki cukup banyak masalah, terutam di bidang ekonomi yang dipicu oleh pandemi. Meningkatkan ketegangan, hanya akan membuat situasi bertambah buruk.

Ekonomi Moldova, menurutnya, belum sepenuhnya pulih dari pandemi virus corona; pandemi didahului oleh kekeringan yang kuat, yang juga merugikan perekonomian.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya