Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri/Net

Politik

Undang 20 Parpol, Pengamat: Firli Cerdas, Karena Bisa Mengikat Komitmen Parpol Terhadap Pemberantasan Korupsi

JUMAT, 06 MEI 2022 | 19:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Undangan terhadap 20 partai politik yang terdaftar di KPU oleh KPK sebagai program pendidikan politik cerdas dan berintegritas dianggap langkah tepat dan cerdas.

Demikian pendapat komunikolog politik nasional Tamil Selvan soal program KPK tersebut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (6/5).

Menurut Ketua Forum Politik Indonesia ini, program pendidikan tersebut hanya sebuah sarana, inti pertemuan tersebut menurutnya akan mengikat komitmen terhadap pimpinan partai politik untuk bersama-sama perang melawan korupsi.


"Saya paham tujuan Mas Firli ini, maka saya katakan beliau itu cerdas. Dia paham bahwa partai politik adalah hulu dan hilir politik itu sendiri. Jadi saya kira program itu akan lebih mengikat komitmen dari hati ke hati terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia," ungkap pria yang akrab disapa Kang Tamil ini.

Lebih lanjut Kang Tamil mengatakan, program pendidikan itu juga akan dijadikan kesempatan bagi Firli untuk menjelaskan bahwa dirinya tidak punya tendensi pada partai politik tertentu dalam penanganan korupsi.

"Banyak isu yang menyoal seolah Firli ini hanya menebang kader dari partai-partai tertentu, saya kira itu kesempatan baik untuk meluruskan hal tersebut," kata Tamil.

Disisi lain, Tamil berharap agar partai politik mampu melihat komitmen Firli dalam pemberantasan korupsi dan mempertimbangkannya sebagai kandidat wakil presiden 2024.

Kendati persentase popularitas Firli Bahuri masih kecil disejumlah survei, Kang Tamil mengatakan bahwa survei itu mengukur kepopuleran seorang tokoh bukan kualitasnya.

"Saya selain pengamat juga praktisi politik, saya paham betul intrik-intrik pejabat publik, dan saya lihat Firli ini lurus dalam menjalankan amanah sebagai Ketua KPK. Maka saya katakan jika dia jadi wapres, akan sangat baik. Semoga parpol kita bisa melihat hal yang sama," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya