Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Israel Terima Permintaan Maaf Presiden Rusia Vladimir Putin atas Pernyataan Sergey Lavrov

JUMAT, 06 MEI 2022 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan tegang antara Moskow dan Tel Aviv diyakini kembali mencair setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan permintaan maaf kepada Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

Kedua pemimpin berbicara telepon pada Kamis (5/5). Putin menyampaikan permohonan maafnya atas pernyataan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov baru-baru ini yang telah membuat marah Israel.

Akhir pekan lalu Lavrov membuat pernyataan kontroversial kepada media Italia, menunjukkan bahwa Adolf Hitler mungkin memiliki keturunan Yahudi dan bahwa beberapa anti-Semit yang "paling bersemangat" adalah orang Yahudi itu sendiri.


"Perdana Menteri (Bennett) menerima permintaan maaf Presiden Putin atas pernyataan Lavrov dan berterima kasih padanya karena menjelaskan sikapnya terhadap orang-orang Yahudi dan memori Holocaust," kata kantor PM Israel, seperti dikutip dari RT, Jumat (6/5).

Ketegangan terbaru kedua negara dipicu oleh Lavrov ketika ia berbicara dengan perusahaan media Italia Mediaset pada Minggu (1/5). Saat itu ia menegaskan bahwa "denazifikasi" Ukraina tetap menjadi salah satu tujuan utama dari operasi militer yang sedang berlangsung melawan Ukraina.

Seorang reporter kemudian menyebutkan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky adalah seorang Yahudi, yang memicu pernyataan kontroversial Lavrov. Diplomat itu kemudian mengatakan bahwa Hitler memiliki darah Yahudi di dalam dirinya, menambahkan bahwa anti-Semit yang paling bersemangat biasanya adalah orang Yahudi.

Skandal itu memicu hubungan diplomatik singkat antara Rusia dan Israel. Rekan Lavrov dari Israel, Yair Lapid, mengecam keras pernyataan tersebut, menuntut permintaan maaf.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya