Berita

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida/Net

Dunia

Balas Sanksi Jepang, Moskow Larang Masuk Perdana Menteri Fumio Kishida ke Rusia

KAMIS, 05 MEI 2022 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak terima atas sanksi yang diluncurkan Jepang terhadap Rusia, Moskow mengumumkan pada Rabu (4/5) bahwa mereka telah mengambil langkah balasan dengan melarang masuk beberapa pejabat Jepang ke Rusia.

Mereka yang masuk dalam daftar hitam Rusia di antaranya adalah Perdana Menteri Fumio Kishida dan Menteri Luar Negeri Yoshimasa Hayashi.

“Pemerintahan Kishida meluncurkan kampanye anti-Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya (dan) memungkinkan retorika yang tidak dapat diterima terhadap Federasi Rusia, termasuk fitnah dan ancaman langsung,” kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Alarabiya.


"Tokyo telah mengambil langkah-langkah yang bertujuan untuk merusak hubungan bertetangga yang baik, menghancurkan ekonomi Rusia dan otoritas internasional negara kami. Mempertimbangkan hal tersebut di atas, serta sanksi pribadi yang dijatuhkan oleh pemerintah Jepang terhadap warga Rusia, termasuk pimpinan negara, maka keputusan telah dibuat untuk secara permanen melarang warga negara Jepang yang ada dalam daftar untuk memasuki Rusia,” lanjut kementerian.

Ada 63 warga negara Jepang yang masuk dalam daftar sanksi, termasuk Menteri Keuangan Shunichi Suzuki, Menteri Pertahanan Nobuo Kishi, dan Menteri Kehakiman Yoshihisa Furukawa.

Jepang telah meluncurkan sanksi kepada Rusia sejak Maret lalu. Di antara sanksi itu adalah membekukan aset 25 lebih warga Rusia dan melarang ekspor ke 81 organisasi di negara tersebut.

Kishida mengatakan, sanksi tersebut diluncurkan karena tindakan Rusia yang menginvasi Ukraina.

"Pembunuhan warga sipil tak berdosa oleh Rusia merupakan pelanggaran signifikan terhadap hukum humaniter internasional," katanya. "Kami tidak bisa memaafkan ini".

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya