Berita

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto/Net

Dunia

Ragukan Larangan Impor Minyak Rusia, Budapest: UE Belum Bisa Menjamin Keamanan Energi Hongaria

KAMIS, 05 MEI 2022 | 06:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya Uni Eropa untuk menghentikan impor minyak Rusia mendapat kritik dari Pemerintah Hongaria, yang menganggap blok itu belum bisa memberi jaminan keamanan energi di negaranya.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (4/5), pemerintah Hungaria mengatakan bahwa mereka tidak melihat rencana atau jaminan tentang bagaimana transisi dapat dikelola berdasarkan proposal saat ini, dan apa yang akan menjamin keamanan energi di Budapest.

Menurut AFP, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyarankan agar Hongaria dan Slovakia, dua negara yang sangat bergantung pada minyak Rusia, diberikan periode transisi tambahan untuk memastikan penerapan larangan yang tidak terlalu menyakitkan.


Penghapusan minyak Rusia telah disebut-sebut sebagai salah satu komponen sanksi putaran keenam UE terhadap Moskow, yang dibahas oleh perwakilan dari 27 negara anggota UE pada Rabu. Agar sanksi baru mulai berlaku, paket tersebut harus didukung dengan suara bulat.

Hongaria sebelumnya telah menentang usulan larangan impor minyak Rusia. Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto menekankan pada Selasa (3/5) bahwa tidak mungkin bagi negaranya melakukan tindakan pelarangan.

"Saat ini secara fisik tidak mungkin untuk mengoperasikan Hongaria atau ekonomi Hongaria tanpa minyak Rusia," kata Szijjarto.

Beberapa sumber menyebutkan, Komisi Eropa bermaksud memberlakukan larangan impor minyak Rusia pada awal tahun depan dengan satu atau lain cara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya