Berita

Antrean warga Dusun Thekelan untuk merayakan Lebaran, tanpa memandang agama yang dianut/RMOLJateng

Nusantara

Perayaan Lebaran di Dusun Thekelan, Potret Nyata Kerukunan Beragama

RABU, 04 MEI 2022 | 06:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di pinggang Gunung Merbabu, tepatnya di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, kerukunan umat beragama bukan sekadar jargon. Tapi terwujud nyata dalam kehidupan masyarakat.

Sejak pemerintahan mengizinkan masyarakat merayakan Idulfitri dan mudik ke kampung halaman, seluruh masyarakat Dusun Thekelan mensyukurinya dengan menggelar halal bihalal saling bersalaman, memaafkan di sepanjang jalan desa setempat.

Menarikanya, meski menjadi minoritas, umat Kristen dan Katholik, Budha dan Hindu justru bersemangat ikut merayakan Lebaran bersama warga Muslim setempat.


Kebersamaan itu mereka wujudkan saat saling memberikan ucapan selamat dari umat mayoritas di kawasan yang terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut itu.

"Desa kami terkenal toleransi antarumat beragamanya yang sangat tinggi. Seperti terlihat saat perayaan lebaran, umat Kristen-Katholik Thekelan, Budha dan Hindu ikut merayakan dan mengucapkan selamat Lebaran dan saling memanfaatkan," ujar Kepala Dusun Thekelan, Supriyo, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (3/5).

Tradisi saling berucap salam ini dilakukan setiap perayaan keagamaan yang ditetapkan pemerintah.

"Jika umat Budha dan Islam merayakan keagamaan masing-masing, ya memberikan selamat. Kerukunan dan keharmonisan bergama terlihat sejuk ini tak pernah menjadi perdebatan di dusun kami," tandasnya.

Antuasisme warga terlihat dari antrean sejak pagi di jalan dusun nan menanjak, padahal tak semuanya yang berbaris itu adalah warga Muslim. Mereka berbaris rapi memberikan ucapan selamat lebaran.

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan Ketua agama Islam Sariman. Ia menambahkan adanya tradisi ini menjadikan warga Desa Thekelan hidup rukun dengan umat agama lainnya dan saling berdampingan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya