Berita

Michael Carpenter/Net

Dunia

Pejabat AS: Selain Mencaplok Donetsk, Luhansk, Kherson, Rusia Bakal Lakukan Referendum Pertengahan Mei

SELASA, 03 MEI 2022 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia berencana dalam waktu dekat untuk mencaplok dua wilayah timur Ukraina, khususnya wilayah Luhansk dan Donetsk, setelah Rusia gagal merebut ibu kota Ukraina, Kiev.

Diplomat senior AS mengatakan hal itu pada Senin (2/5), menambahkan bahwa Moskow juga dapat melakukan hal yang sama terhadap wilayah lainnya di tenggara Ukraina.

"Menurut laporan terbaru, kami percaya bahwa Rusia akan mencoba untuk mencaplok 'Republik Rakyat Donetsk' dan 'Republik Rakyat Luhansk' ke Rusia," kata Duta Besar AS untuk Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) Michael Carpenter, kepada wartawan di Washington, seperti dilaporkan AP.


Laporan itu menyatakan bahwa Rusia berencana untuk merekayasa referendum setelah bergabung sekitar pertengahan Mei, menurut Carpenter.   

“Komunitas internasional, termasuk OSCE, tempat saya bekerja sebagai duta besar, sangat jelas bahwa referendum palsu semacam itu, tidak akan dianggap sah dan tidak akan ada upaya untuk mencaplok wilayah Ukraina tambahan.”

Carpenter mengatakan bahwa Amerika Serikat juga percaya Rusia sedang mempertimbangkan rencana serupa di wilayah ketiga, Kherson, di mana Moskow baru-baru ini memperkuat kendalinya dan memberlakukan penggunaan mata uang rubelnya.

Ia meyakini bahwa laporan tersebut sangat kredibel. "Sayangnya kami lebih benar daripada salah dalam mengungkap apa yang kami yakini akan terjadi selanjutnya, dan itulah bagian dari apa yang kami coba lakukan di sini,” ujarnya.

Carpenter juga mengungkapkan keyakinan Washington bahwa Rusia berencana untuk menculik pejabat lokal di tenggara Ukraina dan memaksa penduduk setempat untuk menggunakan rubel Rusia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya