Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UEFA Melarang Rusia dari Euro dan Piala Dunia Wanita

SELASA, 03 MEI 2022 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan terhadap Rusia atas keputusannya menginvasi Ukraina terus dilakukan sejumlah pihak di Eropa, termasuk di bidang olahraga sepakbola.

Terbaru, Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dalam pengumumannya pada Senin (2/5) menyatakan pihaknya melarang Rusia dari Kejuaraan Eropa Wanita pada Juli dan berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Dunia tahun depan menyusul invasi negara itu ke Ukraina.

UEFA juga memutuskan tawaran Rusia untuk menjadi tuan rumah Euro putra pada tahun 2028 dan 2032 tidak memenuhi syarat, yang berarti tawaran bersama Inggris dan Irlandia untuk menjadi tuan rumah Euro 2028 hanya disaingi oleh Turki, yang juga menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah turnamen 2032.


Badan pengatur mengatakan tawaran Rusia tidak memenuhi syarat sesuai dengan peraturannya, yang menyatakan "setiap penawar harus memastikan bahwa ia tidak bertindak dengan cara yang dapat membawa UEFA, final UEFA atau fase final UEFA, penawar lainnya, prosedur penawaran atau sepak bola Eropa menjadi jelek".

Selain itu, badan sepak bola Eropa juga memutuskan klub Rusia tidak akan berkompetisi di Liga Champions UEFA, Liga Europa, atau Liga Konferensi Eropa musim depan.

UEFA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komite eksekutifnya mengambil keputusan tersebut untuk memastikan kelancaran mereka di lingkungan yang aman dan terjamin untuk semua pihak yang berkepentingan.

Pernyataan itu juga mengatakan Rusia tidak akan berpartisipasi dalam Liga Bangsa-Bangsa, yang dimulai pada Juni, dan akan secara otomatis terdegradasi dari grup lapis kedua mereka.

UEFA dan badan pengatur dunia FIFA menangguhkan klub dan tim nasional Rusia dari kompetisi mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah invasi ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus".

Akibat sanksi tersebut, klub Jerman RB Leipzig melaju ke perempat final Liga Europa musim ini dengan mengalahkan klub Rusia Spartak Moscow setelah pertandingan babak 16 besar mereka dibatalkan.

Pada bulan Maret, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak permintaan dari asosiasi sepak bola Rusia (FUR) untuk membekukan skorsing FIFA, yang secara efektif mengakhiri harapannya untuk bersaing di Piala Dunia di Qatar, sebelum FUR menarik bandingnya.

Beberapa asosiasi sepak bola nasional juga mengumumkan mereka tidak akan bermain melawan Rusia setelah invasi ke Ukraina, termasuk Polandia, Swedia dan Republik Ceko.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya