Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Yogyakarta/Net

Politik

Temui Jokowi Sebelum Bertemu Megawati, Prabowo Main Dua Kaki?

SELASA, 03 MEI 2022 | 09:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap tegas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto perlu disampaikan kepada publik pasca menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo hingga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beserta Puan Maharani.

Sebab bila dibiarkan berkembang liar di publik, bukan tidak mungkin Prabowo akan dianggap bermain dua kaki menjelang perhelatan Pilpres 2024.

"Sebelum ketemu Megawati, Puan dan BG, Bowo (Prabowo) juga sudah ketemu dengan Jokowi. Jika tidak pertegas hasil pertemuan tersebut, Prabowo dapat dianggap bermain dua kaki," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/5).


Prabowo sendiri digadang-gadang bakal berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan dipasangkan bersama Puan di 2024. Namun di sisi lain, ada pula yang mendukung Prabowo maju bersama Joko Widodo.

Oleh karenanya, Prabowo perlu bicara kepada publik tentang sikap politiknya untuk 2024. Apalagi pada pertemuan di Yogyakarta Senin kemarin, Prabowo menyebut ada kecocokan dengan Jokowi.

Selain membuat publik bertanya, ketidakjelasan Prabowo juga akan memicu kebingungan dari konstituen Partai Gerindra.

"Dan itu bikin konstituen Gerinda dan pendukung Prabowo bingung," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya