Berita

Menparkeraf Sandiaga Uno saat menjadi moderator dalam diskusi Kajian Ekonomi Series-4 yang diadakan oleh Yayasan Indonesia Setara, Selasa (26/4)/Ist

Nusantara

Kemenparekraf Dorong UMKM Punya Daya Saing Ciptakan Lapangan Kerja dan Pulihkan Ekonomi

RABU, 27 APRIL 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno memberikan sejumlah tips agar anak muda yang menggeluti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki daya saing global.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat menjadi moderator dalam diskusi Kajian Ekonomi Series-4 yang diadakan oleh Yayasan Indonesia Setara, Selasa (26/4).

Dalam diskusi webminar tersebut ada lima narasumber yang menjadi pembicara yakni Founder & CEO SMEsHub (Small-Medium Enterprises Hub) Indonesia Lutpi Ginanjar, Musisi D'Masiv Rian Ekky Pradipta.


Selain itu adapula tiga pelaku UMKM yakni pengusaha furniture kayu M. Ramdhan, petani dan eksportir jahe Hendrik Mubarok, serta mahasiswa dan eksportir produk UMKM Afif Nur Faqih.

Awalnya Lutpi Ginanjar memberikan penjelasan terkait upaya yang dilakukan pihaknya untuk membantu perkembangan sektor UMKM untuk terus berkembang dan bertumbuh.

"Kita memberikan akses bagi para pelaku UMKM pemula agar produk mereka bisa menembus pasar ekspor. Kami memiliki mitra jejaring eksport di 35 negara dan juga dalam proses ekspor sudah mengikuti sistem di Bea Cukai," kata Lutpi.

Ia juga memberikan akses bagi sejumlah mahasiswa untuk berlatih menjadi influencer dengan berbagai kreasi konten dalam mempromosikan berbagai produk UMKM.

"Kita buat inkubator promosi produk UMKM. Kuncinya dalam sukses berusaha adalah seorang pelaku usaha harus memahami kebutuhan pasar. Kita harus bisa menjadi solusi dari sebuah masalah atau kebutuhan pasar, bisnis seperti ini yang sustainable," ucap Lutpi.

Lebih lanjut ia menyebutkan dalam melakukan eksport sebuah produk pihaknya melakukan terlebih dahulu riset di lokasi negara eksport apakah sesuai dengan kebutuhan market.

Eksportir Jahe asal Garut Selatan, Hendrik Mubarok Garut Selatan menyebutkan usahanya terus berkembang selama masa pandemi Covid-19 seiring dengan kebutuhan masyarakat akan jahe.

"Kita berupaya memenuhi kebutuhan pasar internasional. Saya melihat kuantitas dan kualitas yang diminta. Dengan berkolaborasi bersama mereka yang sudah expert dalam bidang ekspor mempermudah saya menjalin relasi, jaringan hingga ke luar negeri dan peluang usaha lebih banyak," kata Hendrik Mubarok.

Ryan D'Masiv dalam kesempatan itu sebelum menyanyikan lagu populer 'Jangan Menyerah' juga mendorong agar pelaku usaha selalu berpikir optimis dalam berbagai rintangan yang dihadapi.

"Dalam menaikan level mimpi kita mencapai kesuksesan, jangan pernah menganggap remeh ucapan dan pikiran. Jika kita selalu berpikir dan berucap positif maka usaha kita akan semakin berkembang," kata Ryan.

Di akhir diskusi Sandiaga Uno memberikan tips bisnis bagi para pelaku UMKM agar bisa berdaya saing global.

"Pertama berani mengambil Resiko, rajin berinovasi dengan ide-ide baru: ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), mencoba berkolaborasi dengan berbagai pihak, menjaga relasi (silahturahmi), serta yang terpenting adalah kejujuran," ujar Sandiaga Uno.

Kejujuran kata Sandiaga Uno akan membuat usaha atau bisnis pelaku UMKM laris dan barokah.

"Di bulan Ramadhan yang suci dan penuh berkah ini, saya berdoa dan berharap semoga ikhtiar kawan-kawan membawa berkah untuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dan memberdayakan UMKM yang turut berkontribusi dalam upaya kebangkitan ekonomi nasional," pungkas Sandiaga Uno.



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya