Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tolak Bayar dengan Rubel, Rusia Hentikan Pengiriman Gas ke Bulgaria dan Polandia

RABU, 27 APRIL 2022 | 10:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah memutuskan menghentikan pasokan ke Polandia, raksasa energi Rusia Gazprom mengumumkan akan melakukan tindakan serupa ke Bulgaria pada Rabu (27/4) waktu setempat.

RT melaporkan, keputusan yang dikonfirmasi Kementerian Energi Rusia pada Selasa (26/4) itu menyusul penolakan kedua negara untuk membayar pasokan energi dalam rubel.

Bulan lalu, juru bicara perusahaan energi negara Bulgargaz mengatakan kepada wartawan bahwa, mulai musim panas ini, Azerbaijan akan menyediakan seluruh pasokan negara itu, meskipun dengan harga yang lebih tinggi. Lebih jauh ke depan, pemerintah Bulgaria berencana untuk menghubungkan negara itu ke terminal Liquefied Natural Gas (LNG) yang belum selesai di Yunani, di mana gas akan diimpor dengan kapal, kemungkinan dari AS.


Berita penghentian itu muncul tak lama setelah perusahaan energi negara Polandia PGNiG mengkonfirmasi bahwa mereka juga telah menerima pemberitahuan dari Gazprom bahwa aliran gas Rusia akan dimatikan pada  Rabu. Kedua negara telah menolak untuk membayar gas Rusia dalam rubel, karena Moskow telah menuntut semua negara yang "tidak bersahabat" melakukannya mulai minggu ini.

Kontrak 10 tahun Bulgaria dengan Gazprom saat ini akan berakhir pada akhir tahun ini, tetapi pernyataan kementerian mengatakan bahwa Bulgargaz tidak akan menyelesaikan kontrak jika harus membayar dalam rubel, yang menyatakan bahwa pengaturan itu menimbulkan risiko signifikan bagi Bulgaria, yang 90 persen gas nya bergantung pada Rusia.

Beberapa pembeli gas Rusia telah mengisyaratkan bahwa mereka mungkin dapat menyetujui tuntutan Moskow. Pada Senin, Uniper, importir utama Jerman untuk gas Rusia, mengatakan akan memungkinkan untuk membayar pasokan di masa depan tanpa melanggar sanksi Barat.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya