Berita

Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam, Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD Ambil Jarak, Menyiratkan Kehancuran Negara Ada di Pundak Jokowi

SELASA, 26 APRIL 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keraguan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo kini tak lagi hanya muncul dari masyarakat biasa, tapi sudah menyambar ke pejabat pemerintahan itu sendiri.

Salah satu yang buka-bukaan soal situasi dan kondisi bangsa sekarang ini ialah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Menurut Mahfud, keadaan bangsa tak kunjung bertransformasi menjadi negara maju, justru malah semakin mengerikan. Hal itu ditunjukkan dari korupsi yang tak terkendali dari semua pihak mulai dari birokrasi hingga pengusaha.


Maka dari itu, salah satu hal yang ditekankan Mahfud adalah soal kemutlakan pergantian pemimpin Indonesia, dari sosok seperti Jokowi beralih ke sosok yang lebih kuat, bisa merekatkan, dan menjaga keseimbangan.

Komunikasi politik Mahfud tersebut mengundang analisa dari sejumlah pengamat politik, seperti disampaikan Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun.

Bagi Rico, blak-blakan Mahfud menyiratkan kepentingan politik 2024 dirinya yang tak lagi berpihak kepada Jokowi dan lingkarannya.

"Pak Mahfud ingin mengambil jarak dengan Pak Jokowi, dengan mengatakan bahwa negara ini hancur-hancuran, keadaannya menyeramkan," ujar Rico kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/4).

Di samping itu, Rico juga memaknai pernyataan kritis Mahfud terhadap Jokowi sebagai bentuk pencitraan untuk dirinya bisa masuk ke dalam panggung politik 2024.

"Padahal di waktu yang sama Pak Mahfud kan juga ada dalam pemerintahan, sebagai salah satu yang bertanggung jawab terhadap situasi yang beliau analisa sendiri," tuturnya.

Maka dari itu, Rico berkesimpulan bahwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu telah berseberangan dengan kepala pemerintahan saat ini, dengan seolah-olah menunjuk hidung Jokowi sebagai biang keladi permasalahan yang muncul saat ini.

"Ini berarti beliau (Mahfud) seperti menyiratkan situasi sekarang ini ada dalam pundak Pak Jokowi seorang. Dan Pak Mahfud berjarak dengan realitas itu," demikian Rico.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya