Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Minta Maaf Jumlah Penonton Turnamen IYC di Jakarta International Stadium Terbatas

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Permintaan maaf disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantaran jumlah penonton turnamen International Youth Championship (IYC) di Jakarta International Stadium (JIS) dibatasi.

Stadion JIS memang mampu menampung 82 ribu orang. Namun pada event yang digelar dalam rangka soft launching Stadion JIS ini dibatasi hanya 2.500 kursi. Penonton merupakan perwakilan dari komunitas olahraga dan masyarakat umum dari enam wilayah kabupaten dan kota di DKI Jakarta.

"Mohon maaf bagi teman-teman yang menanyakan tiket untuk menonton langsung di JIS, karena ini baru soft launching JIS, penontonnya hanya untuk undangan terbatas, agar bisa kita evaluasi lalu lintas penonton," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat akun Instagram miliknya, Kamis (14/4).


"Teman-teman tetap bisa saksikan live di iNews/ MNC tv/ RCTI, jadwal lengkap ada di @iycindonesia," sambung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini lantas berjanji bahwa pada saat grand launching JIS, penonton yang bisa menyaksikan secara langsung akan lebih banyak.

"Untuk event besarnya nanti kita bisa mengajak lebih banyak untuk menonton langsung, apalagi akan ada Persija bermain perdana di JIS," jelasnya.

Anies lantas mengajak Masyarakat untuk sementara waktu dapat menyaksikan pertandingan Turnamen IYC dari rumah.

"Dan kepada keempat tim yang berlaga agar tetap jaga stamina dan sportsmanshipnya sampai final," demikian Anies Baswedan.

Dalam pertandingan ini, Tim Indonesia All Star U-20 serta juara Liga I Indonesia, Bali United U-19 melawan dua tim teratas LaLiga Spanyol yakni Barcelona U-18 dan Atletico De Madrid U-18. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya