Berita

Kondisi aktivis media sosial, Ade Armando sebelum diamuk massa di aksi demonstrasi BEM SI di depan Gedung DPR RI, Senin 11 April 2022/RMOL

Politik

Kecam Penganiayaan Ade Armando, BEM RI Jabar Minta LBH Tidak Tebang Pilih Membela

SELASA, 12 APRIL 2022 | 21:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penganiayaan yang dialami aktivis media sosial Ade Armando mencoreng sejarah perjuangan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM RI) Jawa Barat, Altisan Sumampouw mengatakan, penganiayaan yang terjadi di tengah aksi BEM SI di depan Gedung DPR RI kemarin patut disayangkan.

"Sangat disayangkan ada kejadian penganiayaan yang mana terjadi saat aksi demo di depan gedung DPR. Ini menjadi catatan buruk dalam sejarah perjuangan," kata Altisan Sumampouw dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/4).


Yang paling memprihatinkan, kata dia, organisasi dan lembaga bantuan hukum minim bersuara atas apa yang dialami Ade Armando. Padahal kejadian tersebut sudah menjadi perbincangan nasional dan viral di media sosial.

"Seharusnya lembaga maupun organisasi bantuan hukum seperti LBH Jakarta, KontraS, YLBHI, dan lainnya tidak tebang pilih dalam keberpihakan untuk mereka yang dirampas hak asasi manusianya," kritiknya.

Apa pun alasannya, tindakan penganiayaan tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Ini menjadi catatan kelam soal keberpihakan yang buruk untuk semua, baik itu LSM maupun OBH (organisasi bantuan hukum) yang bungkam setalah kejadian penganiayaan di depan DPR RI kemarin," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Istri Petinggi KPK Jadi Kapolres Metro Bekasi

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:12

Jasa Marga Alihkan 50,8 Juta Saham ke BP BUMN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:03

Hensat soal Pilkada Lewat DPRD: Ketua Kelas Saja Dipilih Murid

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:01

Wagub Babel Hellyana Siap Jalani Proses Hukum Kasus Ijazah

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:55

SPKR Kembali Geruduk OJK dan KPK Soal Dugaan Penggelapan Aset Sitaan Korupsi

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:43

Pilkada oleh DPRD dan Memperkuat Demokrasi Pancasila

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:42

Perluasan Definisi “Upaya Paksa” dalam KUHAP Baru: Menjaga Keadilan, Menjaga Kewenangan

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:38

Farhan Siap Dipanggil Kejaksaan soal Kasus Wawalkot Bandung

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:35

Waspada Importir! Simak Aturan Terbaru Batas Waktu Penimbunan Barang di Pelabuhan

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:32

Mentan Amran Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:30

Selengkapnya