Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

Legislator PAN Ingatkan Aparat untuk Bertindak Humanis saat Kawal Demo Mahasiswa

SENIN, 11 APRIL 2022 | 09:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang rencananya dilakukan di depan gedung DPR RI pada hari ini, Senin (11/4) jadi sorotan masyarakat. Sebab, ada kekhawatiran bakal terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan aparat.

Untuk itu anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, meminta kepada para mahasiswa bisa menyampaikan aspirasinya secara tertib, tidak anarkis, tidak melanggar hukum, serta tidak mudah terprovokasi. Sehingga potensi bentrokan bisa diminimalkan.

"Pemerintah jangan melakukan upaya untuk menghalang-halangi dan menghambat demonstrasi mahasiswa untuk menyampaikan asprirasi yang merupakan bagian dari demokrasi," ujar Guspardi kepada wartawan, Senin (11/4).


Legislator dari Fraksi PAN ini meminta aparat keamanan agar dapat mengamankan pelaksanaan demo mahasiswa dengan pendekatan yang humanis, dan melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya.

"Pihak aparat maupun penegak hukum diimbau tidak melakukan tindak kekerasan dalam mengawal demonstrasi mahasiswa. Jangan ada kekerasan dan tindakan anarkis serta represif saat menjaga dan mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa," katanya.

Anggota dewan asal Sumatera Barat itu menambahkan, aksi mahasiswa siang nanti merupakan salah satu wujud nyata dari posisi mahasiswa sebagai kekuatan moral dan agen perubahan.

Menurutnya, situasi rakyat dan bangsa yang mengalami berbagai kesulitan seperti sekarang inilah yang memanggil nurani dan keberpihakan mahasiswa, untuk turun ke jalan dan menyuarakan tuntutan rakyat.

"Walaupun Presiden Jokowi sudah menegaskan kembali pernyataan bahwa pemerintah tetap dengan komitmen bahwa Pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 dan Pilkada pada November 2024," demikian Guspardi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya