Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto/Net

Nusantara

BNPB- Alumni Universitas Telkom Buka Peluang Kerja Sama Riset Kebencanaan

SABTU, 09 APRIL 2022 | 14:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kerja sama sektor riset terkait kebencanaan sedang digodok antara Forum Alumni Universitas Telkom (Fast) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Presiden FAST, Sri Safitri berharap kerja sama tersebut bisa segera terealisasi lantaran Universitas Telkom memiliki fasilitas dan dukungan teknologi digital yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.

“FAST ingin menjembatani kampus dengan BNPB untuk peluang riset di bidang kebencanaan," ungkap Sri Safitri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/4).


Sejak pandemi Covid-19, Universitas Telkom telah melakukan penelitian dan inovasi berkaitan dengan penanggulangan bencana. Mereka membuat sistem pendeteksi dan recovery bencana, prediksi dan simulasi tsunami, dan artificial intelligence (AI) untuk  mendeteksi tinggi permukaan laut.

“Kami juga membuat alat desinfektan ruangan berbasis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau robot, dan telah dihibahkan ke wisma atlet juga pemerintah," sambung Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom, Angga Rusdinar.

Adapun peluang kolaborasi ini disambut baik Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto. Menurutnya, penanggulangan bencana di Indonesia bukan hanya Covid-19, tapi juga kebakaran hutan dan lain-lain.

Dalam mengoptimalkan tindakan pencegahan dan penanggulangan bencana, BNPB mengakui penerapan teknologi sangat penting.

“Maka dari itu, jika kita menggunakan teknologi untuk mendeteksi titik api, saya pikir kita bisa melakukan tindakan pencegahan lebih efektif dan efisien sebelum api tersebut menjadi besar dan membakar hutan," tutur Suharyanto.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya