Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terus mendapat dukungan untuk maju pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Ridwan Kamil Dinilai Mampu Akhiri Polarisasi, Pantas Nyapres pada 2024

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 22:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gelombang dukungan terhadap Ridwan Kamil untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024 mendatang terus bermunculan. Terbaru, Gerakan Ridwan Kamil Jakarta Timur (Gerak Jaktim) mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Barat tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Gerak Jaktim, Muhammad Ali mengatakan, Gerak Jaktim mendeklarasikan dukungan terhadap Ridwan Kamil lantaran melihat potensi besar mantan Walikota Bandung tersebut.

Sebagai kepala daerah, pria yang akrab disapa Kang Emil itu dinilai berhasil membenahi Bandung dan Jawa Barat.


”Ridwan Kamil telah terbukti menjadi pemimpin yang inovatif dalam membangun Kota Bandung dan Jawa Barat,” terang Ali kepada wartawan, Jumat (8/4).

Melihat pencapaian dan prestasi tersebut, Gerak Jaktim yakin bahwa Ridwan Kamil merupakan salah satu sosok yang cocok dan pantas untuk maju dalam Pilpres 2024 nanti.

Di samping pengalaman sebagai kepala daerah, Ridwan Kamil juga adalah tokoh yang dinilai mampu menyudahi polarisasi masyarakat pasca-Pilpres 2019 lalu.

Meski sudah berlalu, Ali merasakan bahwa polarisasi masih terjadi hingga saat ini. Dikotomi antara pendukung masing-masing calon presiden dan calon wakil presiden kala itu belum juga mereda. Bahkan dia melihat ada potensi konflik horizontal yang terus terjadi.

Karena itu, Gerak Jaktim menilai perlu ada sosok yang dapat menjadi penengah dan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.

”Mengingat sosok beliau dapat diterima publik secara luas dari berbagai kalangan yang sangat beragam,” terangnya.

Ridwan Kamil juga dinilai tidak kalah besar dari sejumlah tokoh yang belakangan muncul dan didorong untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden pada 2024. Ali menyebut, Ridwan Kamil merupakan sosok yang bisa menjadi jalan tengah dan pilihan tepat untuk masyarakat.

Dia juga percaya Ridwan Kamil bisa merekatkan kembali masyarakat yang masih terpecah.

”Berangkat dari kondisi tersebut, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kami yang terhimpun dalam Gerakan Ridwan Kamil Jakarta Timur atau Gerak Jaktim mendeklarasikan untuk mendukung penuh Bapak Ridwan Kamil menjadi calon presiden pada pemilu 2024 mendatang. Untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” demikian Ali.

Deklarasi dukungan dari Gerak Jaktim menambah besar gelombang dukungan untuk Ridwan Kamil yang sudah lebih dulu disuarakan. Ke depan, Ali juga berharap supaya seluruh elemen masyarakat yang sudah menyatakan dukungan tersebut bergabung menjadi satu.

Dengan membawa tujuan yang sama. Yakni menyatukan seluruh komponen dan anak bangsa agar tidak lagi terpecah belah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya