Berita

Direktur Latihan Kodiklatad, Brigjen TNI Haryanto (tengah)/Net

Pertahanan

TNI AD Libatkan 14 Angkatan Darat dari Berbagai Negara dalam Latma Garuda Shield 2022

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 11:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan kembali menggelar latihan bersama (Latma) Garuda Shield bersama militer matra darat dari berbagai negara.

Berdasarkan hasil penandatanganan minutes atau kesepakatan dalam rapat Middle Planning Conference (MPC) pada 5 sampai 7 April 2022, akan ada belasan militer angkatan darat yang terlibat.

"Latma kali ini akan melibatkan 14 AD negara termasuk Indonesia," demikian keterangan Penerangan Kodiklat TNI AD dikutip redaksi, Jumat (8/4).


Adapun rapat yang digelar di Hotel El Royale, Bandung, Kamis kemarin turut dihadiri delegasi negara sahabat, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Papua Nugini, Timor Leste, Australia, Jepang, Malaysia, dan Singapura.

Dalam rapat Middle Planning Conference (MPC) tersebut, hadir Direktur Latihan Kodiklatad, Brigjen TNI Haryanto dan Pabanopslat Sdirlat Kodiklatad, Kolonel Inf Suparlan Purwo Utomo.

Latma nanti merupakan Latma Garuda Shield-16/22, latihan bersama tahunan antara TNI AD dengan US Army yang dilaksanakan guna meningkatkan profesionalisme prajurit pada 1 sampai 14 Agustus 2022.

Latihan kali ini akan dilaksanakan di dua daerah latihan dengan skenario yang berbeda guna memberikan pembelajaran dan pelatihan yang realistis. Dengan perbedaan yang dibuat diharapkan akan memberikan pengalaman yang baru dan berbeda untuk satuan TNI AD yang melaksanakan latihan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya