Berita

Komisi VII DPR saat RDP bersama PT Pertamina/RMOL

Politik

DPR Minta Jaminan Pertamina, Perang Rusia-Ukraina Selesai Harga BBM Otomatis Turun

RABU, 06 APRIL 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kenaikan harga BBM yang berdampak signifikan pada semua komoditas, terutama komoditas pangan disoroti anggota Komisi VII DPR RI Zulfikar Hamonangan.

Zulfikar mengatakan efek daripada kenaikan harga BBM telah menimbulkan banyak persoalan.

Pertama minyak goreng, itu menjadi kampanye emak-emak akibat minyak goreng yang naik dan langka," kata Zulfikar dalam rapat kerja bersama PT Pertamina, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (6/4).


"Lalu datang lagi kelangkaan masalah gula pasir, datang lagi masalah kenaikan harga telur, sekarang datang lagi kenaikan harga BBM akibat perang Ukraina," imbuhnya.

Di sisi lain, Pemerintah berdalih kenaikan harga yang terjadi saat ini disebabkan oleh perang antara Ukraina dan Rusia yang tak kunjung usai.

Zulfikar mengaku heran mengapa beban dari dampak perang Ukraina-Rusia justru dibebankan pada rakyat. Padahal, kata Zulfikar, selama ini rakyat sudah sabar menyikapi lonjakan harga sejumlah komoditas.

Ia juga bersyukur meski dalam 2 tahun terakhir diterpa badai pandemi Covid-19, masyarakat tetap sabar. Sejauh ini, pengamatan Zulfikar tidak ada indikasi masyarakat akan melakukan huru hara.

"Mudah-mudahan tetap stabil situasi negara kita ini," katanya.

Di hadapan Direksi Pertamina, Zulfikar kemudian menyinggung tentang kenaikan bahan bakar jenis Pertamax. Apalagi, pemerintah dikabarkan akam menaikkan harga Elpiji 3 kg yang jelas peruntukannya untuk masyarakat kecil.

Atas dasar itu, ia meminta jaminan Pertamina ketika perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina selesai harga komoditas migas akan turun secara otomatis.

"Apakah ada jaminan kalau Perang Ukraina usai besok saya telepon Putin untuk menghentikan perang itu lalu BBM itu akan turun? Adakah jaminan itu?" tegasnya.

"Kalau alasannya perang Ukraina yang dipakai ya tentu kalau perang usai berarti harga juga turun, harus ada itu," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya