Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid/Net

Politik

Sembako dan BBM Naik, Hidayat Nur Wahid: Pemerintah Tak Peka Penderitaan Rakyat

SENIN, 04 APRIL 2022 | 09:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) dan bahan bakar minyak (BBM) di awal Ramadhan ini membuat rakyat menjerit. Sehingga Pemerintah dinilai gagal dalam mengelola negara.

Begitu yang ditegaskan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, menyikapi fenomena meroketnya sejumlah harga komoditas di Indonesia, Minggu (3/4).

Hidayat menegaskan, sejak tahun lalu PKS telah menyuarakan aspirasinya kepada pemerintah di parlemen untuk mengatasi permasalahan negara. Salah satunya soal kelangkaan minyak goreng di pasaran jelang Ramadhan lalu.


“PKS di DPR RI sudah sejak November 2021 kemarin menuntut agar pemerintah betul-betul fokus untuk mengatasi masalah kenaikan harga-harga dan ketidakstabilan harga ini, apalagi menjelang Ramadhan. Waktu itu PKS mempermasalahan dengan serius terkait dengan kelangkaan minyak goreng,” terang Hidayat.

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini, jika harga-harga kebutuhan masyarakat terus meroket dan ambisi untuk menambah kekuasaan terus digelorakan, maka pemerintah dinilai tidak peka terhadap penderitaan rakyat.

Seharusnya, pemerintah melakukan upaya semaksimal mungkin untuk memberikan warisan terbaik kepada rakyat.

“Kalau menurut saya, segera mengatasi masalah ini. Kemudian ketika masa jabatannya selesai akan dikenang sebagai pemerintah yang berjuang mengatasi masalah. Seperti dulu Pak BJ Habibie bisa menurunkan dolar dari Rp 16 ribu menjadi Rp 7 ribu,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya