Berita

Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar/Net

Nusantara

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Musni Umar Laporkan YLH ke Polda Metro Jaya

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Serangan balik dilakukan Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar setelah dirinya dituduh sebagai “profesor gadungan”. Dia akhirnya melaporkan Direktur Pascasarjana Institut Agama Kristen Tarutung Sumatera Utara berinisial YLH ke Polda Metro Jaya.

Laporan itu terdaftar dengan Nomor LP/B/1691/III/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 1 April 2022. 

"Sebagai warga negara yang memiliki hak untuk mendapat perlindungan hukum, untuk mendapat keadilan, pada Jumat, 1 April 2022, pukul 21.00 WIB, saya didampingi para pengacara muda untuk melaporkan YLH," kata Musni Umar seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (3/4).


Musni Umar menyebut YLH telah mencemarkan nama baiknya lantaran dugaan isu profesor gadungan yang dialamatkan kepadanya.

Sementara itu, pihak kepolisian yang telah menerima laporan saat ini sedang meneliti berkas tersebut.

"Laporannya sudah kami terima. Saat ini masih diteliti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi.

Laporan ini merupakan serangan balik yang dilakukan Musni Umar terhadao YLH. Mulanya, Musni dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Direktur Pascasarjana Institut Agama Kristen Tarutung Sumatera Utara, YLH.  

Laporan tersebut diterima Polda Metro Jaya dengan Nomor: LP/B/409/2022/SPKT/ POLDA METRO JAYA tanggal 24 Januari 2022.

Musni dipersangkakan dengan beberapa hal mulai melakukan pemalsuan ijazah, sertifikat kompentensi, gelar akademi sebagaimana dimaksud pada Pasal 263 KUHP Jo Pasal 66 UU 20/2003 tentang Sisdiknas jo Pasal 28 ayat 7 pada Pasal 93 UU 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Merasa tidak terima dengan laporan tersebut, Musni menyatakan sikap dengan melapor balik pihak pelapor ke Polda Metro Jaya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya