Berita

Kerjasama bank bjb dan SMF ditandatangani di Bali, Rabu (30/3)./Dok

Bisnis

Salurkan KPR Sejahtera FLPP, bank bjb Bersinergi dengan SMF

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 05:18 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menandatangani kerjasama dengan PT. Sarana Multigriya Financial (SMF) dalam penyaluran dan sharing pembiayaan bjb KPR Sejahtera FLPP.

Tujuannya untuk terus mendorong penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) agar masyarakat bisa dengan mudah memiliki hunian idaman.

Kerjasama bank bjb dan SMF ditandatangani di Bali, Rabu (30/3) lalu. Oleh Pemimpin Divisi KPR & KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo dan Direktur Utama PT. SMF Ananta Wiyogo. Pada kesempatan tersebut hadir pula Dewan Komisioner BP Tapera Ariev Baginda dan Analis Eksekutif Senior Koordinator Pengawasan Perbankan Wilayah Timur OJK Roberto Akyuwen.


Kerjasama ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi ketersediaan likuiditas untuk mendukung penyaluran FLPP.

“Melalui kerjasama ini, bank bjb berharap semakin banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memperoleh fasilitas KPR FLPP," kata Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb, Suartini dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (3/4).

Suartini mengatakan, bank bjb sangat optimis dan siap bersaing dalam penyaluran fasilitas bjb KPR Sejahtera FLPP di tahun 2022. Dalam tiga tahun terakhir, capaian  bjb KPR Sejahtera FLPP  selalu melampaui target.

Pada tahun 2019, capaian bjb KPR Sejahtera FLPP sebesar 100,05%. Sedangkan, tahun 2020 dan tahun 2021 meningkat kembali hingga 102%.

"Di tahun 2022 ini, pencapaian bank bjb KPR Sejahtera FLPP sudah mampu melampaui dari target yang diberikan di Triwulan I sebesar 120,38%,” kata Suartini.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, pemerintah sangat mendukung perkembangan sektor properti. Pasalnya, industri properti memiliki dampak yang luas dan 170 sektor industri lainnya.

Menurut Analis Eksekutif Senior Koordinator Pengawasan Perbankan Wilayah Timur OJK Roberto Akyuwen regulator menerbitkan kebijakan ketentuan perbankan untuk mendorong pembiayaan perumahan di antaranya Perpanjangan kebijakan restruk covid yang mempengaruhi besaran CKPN dan Stimulus LTV.

"Pandemi ternyata tidak berpengaruh signifikan pada BPD, hal ini dibuktikan kredit pada BPD tetap tumbuh 5,15%,” tandas Roberto.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya