Berita

Direktur Roscosmos, Dmitry Rogozin/Net

Dunia

Sepanjang Sanksi Belum Dicabut, Rusia Setop Kerjasama Program International Space Station

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 03:31 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Rusia akan mengakhiri kerja sama dengan negara-negara Barat terkait program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sampai sanksi yang diberikan kepada mereka resmi dicabut.

Direktur Misi Luar Angkasa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin pada Sabtu (2/4) mengatakan, pemulihan hubungan normal antara mitra di ISS dan proyek luar angkasa bersama lainnya akan kembali apabila sanksi terhadap Moskow dicabut.

“Sanksi tersebut bertujuan membunuh ekonomi Rusia dan menjerumuskan rakyat kami ke dalam keputusasaan dan kelaparan, untuk membuat negara kita bertekuk lutut,” ketus Rogozin, seperti dikutip The Guardian.


Dia menambahkan, sanksi tersebut tidak akan berhasil dalam mencapai tujuannya, tetapi niatnya jelas.

“Itulah mengapa saya percaya bahwa pemulihan hubungan normal antara mitra di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan proyek lainnya hanya mungkin dengan penghapusan sanksi ilegal secara penuh dan tanpa syarat,” tegas Rogozin.

Terkait proposal Roscosmos tentang kapan harus mengakhiri kerja sama ISS dengan badan antariksa AS, Kanada, Uni Eropa, dan Jepang akan segera dilaporkan ke pihak berwenang Rusia.

Terlepas dari ketegangan yang terjadi saat ini, seorang astronot AS dan dua kosmonot Rusia telah mendarat dengan selamat di Kazakhstan pada Rabu kemarin (30/3), setelah meninggalkan ISS dengan menggunakan kapsul Soyuz Rusia.

Bulan lalu, Badan Antariksa Eropa mengatakan telah menangguhkan kerja sama dengan Roscosmos atas misi penjelajah ExoMars untuk mencari tanda-tanda kehidupan di permukaan Mars.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya