Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

LBP dan Bahlil Menteri yang Gagal, Kerjanya Urus Politik Bukan Investasi

KAMIS, 31 MARET 2022 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gelagat dua menteri Presiden Joko Widodo yang ikut dalam pusaran arus penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode, menjadi penilaian yang membuktikan mereka telah gagal dalam kinerjanya di pemerintahan.

Dua menteri tersebut ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

Baru-baru ini, Luhut hadir dalam acara silaturahmi Presiden Joko Widodo dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di bawah kepemimpinan Surta Wijaya yang berencana mendeklarasikan Jokowi tiga periode di Jakarta, Selasa lalu (29/3).


Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie berpendapat, Luhut dapat diduga menjadi dalang dari rencana deklarasi Jokowi tiga periode oleh Apdesi yang tidak terdaftar di Kemenkumham tersebut.

"Saya semakin bingung ulah si Lord Luhut ini, setelah mengumpulkan ketua-ketua partai waktu lalu kini kepala-kepala desa dikumpulkan dan saya duga dia salah satu otak juga," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/3).

Sementara, Bahlil beberapa hari yang lalu menanggapi penolakan mayoritas publik terhadap isu penundaan pemilu da atau perpanjangan masa jabatan presiden. Dia meminta agar gagasan penundaan pemilu yang digaungkannya pertama kali jangan diharamkan.

"Kini Bahlil bersuara lagi. Dua menteri ini gagal total, kerjanya urus politik bukan invetasi," imbuh Jerry menegaskan.

Maka dari itu, Jerry menilai sosok Luhut dan juga Bahlil memiliki gelagat dan tujuan politik yang sama dengan pendukung isu penundaan pemilu dari unsur ketua umum partai politik, yakni Ketua Umum PAn Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Saya kira ambisi mereka (Luhut dan Bahlil) ini ambisi sesat para pengusul penundaan pemilu atua perpanjangan jabatan presiden, selain ada Cak Imin dan Zulhas," demikian Jerry.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya