Berita

Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen/Net

Dunia

Menuju Ramadhan, Singapura Prediksi ISIS dan Al-Qaeda Aktif

KAMIS, 31 MARET 2022 | 00:21 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Tiga hari sebelum Ramadhan tiba, Kementrian Pertahanan Singapura memprediksikan kelompok terorisme seperti Al-Qaeda dan ISIL akan lebih aktif. Prediksi itu didasari oleh data rekrutmen siber yang sudah berlangsung sejak Covid-19 melanda di Singapura.

Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen pada Rabu (30/3) mengatakan, Singapura akan memperketat perbatasannya, terutama pada 1 April dimana Singapura akan membuka koridor antar Malaysia dan Indonesia.

"Dengan dicabutnya restriksi perbatasan kami, Saya memperkirakan aktivitas terorisme akan meningkat," ujarnya, seperti dikutip South Morning China Post.


"Dilihat dari data yang kami peroleh, ISIS dan Al-Qaeda telah aktif sejak Singapura dilanda Covid-19, terutama pada perekrutan di media siber. Mereka itu terbukti dapat beradaptasi dan fleksibel," tambahnya.

Eng Hen menjelaskan, meskipun dihalangi oleh Covid-19, kelompok teroris tersebut tetap aktif dalam mengorganisir, menghasut, dan melakukan serangan skala kecil di Singapura.

Menhan Singapura juga mengatakan, mundurnya tentara Amerika Serikat di Afghanistan itu juga menjadi faktor mengapa kelompok teroris dapat beralih ke kawasan Indo-Pasifik.

"Tentara itu kan pulang, mereka telah melawan Al-Qaeda dan ISIS disana. Mereka membawa intel terkait aktivitas kelompok tersebut kepada kami. Kini intel itu adalah salah satu info yang kami dapat andalkan," pungkas Menhan itu.

Pernyataan ini muncul setelah PM Singapura, Lee Hsien Loong diundang timpalannya dari AS, Joe Biden ke Gedung Putih. Mereka disana membahas kondisi keamanan dan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya