Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika mengawasi langsung peluncuran ICBM Hwasong-17 pada 24 Maret 2022/KCNA

Dunia

Usai Luncurkan ICBM Hwasong-17, Kim Jong Un: Korut Akan Sempurnakan Kekuatan Nuklir

SELASA, 29 MARET 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Korea Utara semakin serius mengembangkan senjata nuklirnya. Hal itu terlihat jelas dari pernyataan pemimpin Kim Jong Un setelah memimpin peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-17 pada pekan lalu.

Beberapa hari setelah luncurkan Hwasong-17, Kim Jong Un mengatakan negaranya berencana untuk mengembangkan peralatan perang yang lebih kuat dan sempurna.

Pernyataan Kim yang diterbitkan oleh Kantor Berita Pusat Korea, KCNA, pada Senin (28/3), menunjukkan Korea Utara mungkin melakukan peluncuran lanjut atau bahkan menguji perangkat nuklir mutakhirnya.


“Hanya dengan  kekuatan militer dan kemampuan penyerangan yang luar biasa, seseorang dapat mencegah perang, menjamin keamanan negara dan menahan dan mengendalikan semua ancaman dan pemerasan oleh imperialis,” ujar Kim seperti dikutip KCNA.

Kim mengatakan Korea Utara akan mengembangkan "sarana serangan yang lebih kuat" dan mengharapkan negaranya untuk "lebih giat menyempurnakan pencegahan perang nuklir".

Pekan lalu, tepatnya Kamis (24/3), Kim Jong Un memimpin uji coba rudal ke-12 tahun ini, meluncurkan Hwasong-17 yang baru dikembangkan. Menurut para analis, rudal itu berpotensi dapat mengirimkan hulu ledak nuklir di mana saja di Amerika Serikat.

Menurut Korut, Hwasong-17 itu mampu terbang ke ketinggian maksimum 6.248 km dan menempuh jarak 1.090 km  selama penerbangan 67 menit sebelum mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Para pakar nuklir internasional mengatakan jika rudal ditembakkan pada lintasan standar, lebih datar dari sudut uji yang curam, ia bisa terbang sejauh 15.000 km , cukup untuk mencapai mana saja di daratan AS dan sekitarnya.

Hwasong-17 sendiri adalah ICBM Korut yang diduga pakar internasional yang terbesar di dunia. Ukurannya menunjukkan bahwa rudal itu dimaksudkan untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir.

Tidak sekadar melakukan peluncuran rudal, Kim juga membuat film bergaya Hollywood terkait peluncuran Hwasong-17. Video itu disiarkan di saluran televisi negara pada Sabtu (26/3), dan dikutip oleh banyak media mainstream.

Selama sesi foto dan shooting dengan para ilmuwan dan orang lain yang terlibat dalam tes Hwasong-17, Kim menyatakan tekad untuk membangun persenjataan di negara itu untuk mengatasi ancaman apa pun.

Kemudian pada Senin (28/3), Korea Selatan mengulangi penilaian sebelumnya bahwa ada tanda-tanda bahwa Korut sedang memulihkan terowongan yang sebelumnya dihancurkan di lokasi pengujian nuklir bawah tanahnya.

Lee Jong-joo, juru bicara Kementerian Unifikasi Seoul, mengatakan bahwa uji coba nuklir oleh Korea Utara akan menimbulkan "ancaman serius" bagi keamanan internasional dan menyerukan Korut untuk segera menghentikan tindakan itu dan kembali ke pembicaraan non-profilerasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya