Berita

Syarikat Islam/Net

Politik

Siti Zuhro dan Ferry Juliantono Ditunjuk Jadi Dewan Pengarah Desk Anti Islamphobia di Syarikat Islam

SENIN, 28 MARET 2022 | 21:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengurus Pusat  Syarikat Islam (PP SI) masa bakti 2021-2026 dilantik di Jakarta pada Senin (28/3). Menariknya, dibentuk satu bagian atau desk yang konsen terhadap perkembangan masalah sosial dan agama untuk melindungi para ulama dan umat.

Ketua Umum PP SI, Hamdan Zoelva menerangkan, sebagai organisasi Islam tertua dan memiliki sejarah panjang dalam proses kemerdekaan, organisasi yang kini dipimpinnya ini punya kewajiban moral untuk menjaga dakwah ekonomi dan perkembangan masalah sosial keumatan.

"Program utama Kita adalah mengembangkan dakwah ekonomi untuk kemandirian umat Dan bumiputera. Selain itu kami Juga sudah membentuk desk Anti Islamophobia kemarin yang nanti akan dilanjutkan pertemuan Seluruh organisasi Islam lainnya," ujar Hamdan Zoelva dalam keterangan tertulisnya.


Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, fenomena Islamofobia sudah mulai nyata di Indonesia melalui narasi-narasi yang sifatnya mendiskreditkan. Karena itu, hal tersebut harus segera diluruskan.

"Bagi saya nyata dan sangat merugikan umat Islam, baik melalui media sosial maupun media perseorangan, dan aksi-aksi. Oleh karena itu, kita ingin luruskan.  ekstremisme juga yang harus kita berikan pengertian bahwa Islam bukan teroris, bukan kekerasan", tuturnya.

Menurut Hamdan, desk anti-Islamofobia SI akan memiliki dewan pengarah yang beranggotakan majelis siyasah Syarikat Islam yang dipimpin Profesor Siti Zuhro dari BRIN. Lalu ada juga dewan pengarah yang di pimpin  oleh Sekretaris Jenderal PP Syarikat Islam  Ferry Juliantono.

"Kami mengidentifikasi seluruh masalah terkait Islamofobia ini. Kita juga akan mengundang instansi terkait misalnya BNPT untuk menyatukan pandangan mengenai persoalan ini," paparnya.

Setelah itu, lanjjt Hamdan Zoelva, Syarikat Islam juga akan menyusun agenda aksi, antara lain counter informasi melalui media, melalui pernyataan dan saat-saat tertentu melalui aksi dalam menghadapi Islamofobia.

Dalam kesempatan yang sama, Ferry Juliantono menyatakan  bahwa pihaknya akan mempersiapkan naskah akademik hingga menggalang masukan dari organisasi dan lembaga internasional maupun domestik terkait Islamofobia ini.

"Syukur-syukur insya Allah kita juga bisa membuat rancangan undang-undang anti-Islamofobia untuk diserahkan ke DPR," katanya.

Selain itu kata Ferry, program yang menjadi fokus SI berikutnya adalah terkait pemberdayaan ekonomi umat melalui berbagai program pemberdayaan.

"Ekonomi umat harus kuat agar kita jadi bangsa di segani salah satu indikator untuk itu adalah ketahanan pangan harus kuat," tambah Ferry yang juga Wakil Ketua Umum DPP Gerindra.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya