Berita

Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Tak Pernah Menghindar, Andi Arief: Saya Pasti Hadir jika Dipanggil KPK

SENIN, 28 MARET 2022 | 15:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengaku bakal koperatif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikhwal pemanggilan dirinya sebagai saksi atas tersangka Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

Andi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rumah di Cipulir, Jakarta Selatan. Sebelumnya, Plt Jurubicara bidang penindakan KPK Ali Fikri menyebut KPK telah melayangkan surat panggilan kepada Andi Arief sebagai saksi. Surat itu, kata Ali, dikirim ke kediaman Andi Arief di daerah Cipulir.

“Saya gak punya rumah di cipulir. Alamat KTP saya, di lampung. Kantor saya di DPP Demokrat,” kata Andi Arief kepada wartawan di Jakarta, Senin sore (28/3).


Politisi Demokrat ini mengatakan bahwa dirinya selalu hadir ketika berurusan dengan pihak kepolisian. Namun terhadap panggilan KPK, Andi Arief, mengaku tidak pernah menerimannya.

“Saya pasti hadir jika dipanggil KPK, tapi suratnya gak ada saya terima,” kata Andi.

“Saya tak pernah memghindar,” ujarnya memastikan.

Sebelumnya, dari informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, KPK telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Andi Arief pada Kamis 24 Maret 2022 yang lalu, namun Andi tidak hadir memenuhi panggilan.

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan bahwa, proses pemanggilan seseorang sebagai saksi telah diatur dan prosesnya dipastikan masuk ke dalam sistem Penanganan Perkara Terpadu (SPPT Sinergi).

"Surat panggilan bukan Jubir yang membuat, tapi itu sistem yang terintegtrasi,” kata Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin siang (28/3).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya