Berita

Dosen FISIP UI, Chusnul Mariyah/Net

Politik

Chusnul Mariyah: Jika Anwar Usman Tak Mau Lepas Jabatan Ketua MK, Maka Berlaku Adagium Harta, Tahta, dan Wanita

SABTU, 26 MARET 2022 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi konflik kepentingan dalam perkawinan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati, juga dirunut secara jelas oleh Dosen FISIP UI, Chusnul Mariyah.

Chusnul menjelaskan, sejumlah potensi conflict of interest yang akan muncul apabila Anwar Usman tidak mau menanggalkan jabatannya sebagai Ketua MK yang kemungkinan akan menguji sejumlah permohonan judicial review (JR) sejumlah UU yang dianggap tidak tepat oleh publik.

"Jadi isunya tidak perkawinan biasa antara dua anak manusia. Tapi ini akan berhubungan dengan politik kepentingan," ujar Chusnul dalam diskusi virtual Dialektika TV Muhammadiyah. bertajuk "Potensi Konflik Kepentingan Ketua MK" pada Sabtu malam (26/3).


Sebagai contoh, Chusnul menyebutkan sejumlah undang-undang yang kemungkinan akan digugat oleh publik menjelang Pemilu Serentak 2024, seperti Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu yang mengatur presidential threshold, hingga UU IKN.

"Itu semua kemungkinan akan berhubungan dengan MK," imbuhnya.

Di samping itu, Chusnul juga berkaca pada putusan MK terkait dengan pengujian UU 11/2022 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), di mana ada empat orang Hakim Konstitusi yang dissenting opinion, di mana salah satunya adalah Anwar Usman.

Maka dari itu, Chusnul menyampaikan satu adagium yang kerap muncul dalam dunia perpolitikan. Di mana menurutnya, adagium ini sangat tepat dilekatkan kepada Anwar Usman apabila tetap mempertahankan jabatannya sebagai Ketua MK setelah menikahi adik Jokowi.

"Dua manusia yang saling mencinta dan akan melangsungkan pernikahan enggak apa-apa. Tetapi lepaskan jabatan itu. Rizki itu sudah dicatat di atas, jangan takut," harapnya.

"Kecuali (tidak mau melepaskan jabatan) dalam rangka persekongkolan jahat. Sehingga itu berlaku (adagium) harta, tahta, dan wanita," demikian Chusnul.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya