Berita

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Marzuki Mustamar (mengenakan batik) saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi/Ist

Politik

Disowani Arwani Thomafi, Kiai Marzuki Mustamar Berharap Ada Anggota Legislatif PPP Lolos di Setiap Dapil

SABTU, 26 MARET 2022 | 18:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus bisa bisa meloloskan dan menduduk calon anggota legislatif (caleg) di tiap daerah daerah pemilihan (Dapil).

Hal tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Marzuki Mustamar saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi, Sabtu (26/3).

“Saya berharap caleg-caleg dari PPP di setiap dapil bisa duduk jadi anggota DPRD kota/kabupaten, dan provinsi, bahkan DPR RI,” ucap Kiai Marzuki.


Kiai Marzuki yang juga Ketua PWNU Jawa Timur itu berpesan, kepada para kader khususnya caleg dari PPP agar tetap menjunjung tinggi persatuan dan keutuhan NKRI di Pemilu 2024 mendatang.

“Untuk para caleg yang maju, jangan selalu membawa nama pribadi, bawalah nama partai (PPP),” pesannya.

Dikatakan dia, tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat dan umat harus paham dengan politik.

"Kita membutuhkan kepanjang tanganan di pengatur kebijakan di pemerintahan baik di daerah maupun di pusat. Namun dengan syarat bisa mengedepankan kepentingan umat, termasuk memudahkan para ulama dan kiyai dalam berdakwah," katanya.

Sementara itu, Sekjen PPP Arwani Thomafi mengatakan, pihaknya terus melakukan giat silaturahmi ke pondok pesantren dan para ulama.

"Merupakan suatu kewajiban bagi para kader PPP melakukan sowan dan meminta wejangan kepada para ulama, karena partai ini dilahirkan dari mereka," katanya.

Kata dia, di momen perayaan puncak Harlah PPP yang akan digelar di Pondok Pesantren Al-Hikam Malang pada 27 Maret 2022, dia meminta doa masyarakat Indonesia khususnya pada para ulama agar PPP bisa kembali besar.

"Kita berharap semoga PPP di 2024 meraih kemenangan serta Istiqomah bersama masyarakat dan umat," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya